Diduga Palang Pintu Tak Tertutup, KA Blambangan Express Tabrak Truk di Probolinggo

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Kecelakaan antara kereta api dan truk gandeng terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 13, Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan Kereta Api Blambangan Express jurusan Jakarta–Banyuwangi dengan sebuah truk gandeng bermuatan tepung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wirakrama, menjelaskan bahwa kereta api yang dikemudikan oleh masinis Bambang Sutikno bersama asisten masinis Sony Pradana saat itu melaju dari arah utara menuju selatan. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga palang pintu perlintasan tidak dalam kondisi tertutup.
Pada waktu bersamaan, sebuah truk gandeng bernomor polisi P-8793-UG yang dikemudikan Ali Lugi Amir (30), warga Dusun Krajan I, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, melintas dari arah timur menuju barat. Truk tersebut juga membawa seorang kernet bernama Deny Bagus Prasetyo.
Diduga karena palang pintu tidak tertutup, kereta api kemudian menabrak bagian belakang truk, tepatnya pada bagian gandengan kendaraan tersebut.
Akibat kejadian itu, masinis Bambang Sutikno dan asisten masinis Sony Pradana mengalami luka-luka. Keduanya segera dilarikan ke RSUD dr. Moch Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, sopir truk dan kernet dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Petugas penjaga palang pintu perlintasan JPL 13 diketahui bernama Syafi’uddin, warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.
Saat ini pihak terkait masih melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut.” jelasnya
(Yul/Bernas)



