Wisata

Dinas Pariwisata Kab Mamasa Gelar Pelatihan Tata Rias

Tujuan pelatihan agar dapat menciptakan perias yang ahli dalam bidangnya

image_pdf

Berita Nasional.ID. Mamasa Sulbar — Dinas Pariwisata kab Mamasa Melalui Bidang Pengembangan Promosi Wisata menggelar Pelatihan Pengembangan Kesenian Daerah Mamasa , Rabu (6/2) bertempat di Aula Ramayana Hotel kab Mamasa.

Lembaga Harpi Melati Cab Kab Mamasa saat memaparkan materi tata rias (foto bernas)

Pelatihan dihadiri kelompok sanggar Seni Sekabupaten Mamasa diantaranya Sanggar seni Wai Sapalelean , Sanggar seni Kondosapata Jaya , Sanggar seni Makarama, Sanggar seni Tusan dll.

Topik Pelatihan” TATARIAS PENARI” dengan Menghadirkan Pemateri dari Lembaga Harpi Melati Cab Kab Mamasa (himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) sebanyak 3 orang yakni Dea, Ica dan Rey .

Ke 3 Pemateri ini membahas seputar Tatarias Penari dihadapan 70 peserta , membekali para peserta agar dapat merias Penari dengan sempurna sehingga dapat tampil mempesona dan Elegan.

Pentingnya Tata rias Penari ini dimaksudkan agar pertunjukan tari diatas panggung sesuai dengan tema yang di Pertunjukkan dan diharapakan pelatihan dapat diserap oleh peserta, sehingga Kedepan Sanggar sanggar tari di Mamasa benar benar tampil membawa nama Harum Mamasa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Mamasa Agustina , kepada Berita Nasional.ID .

Lebih lanjut Kadis Pariwisata Mengatakan, ” Rias Wajah Panggung merupakan rias wajah dengan penekanan efek- efek tertentu seperti pada Mata, Hidung, Bibir, dan Alis agar ketika penari tampil diatas Pentas perhatian para Peminat tari tertuju wajah penari tersebut.”

Dalam pelatihan ini ada 2 jenis Tata rias yang diperagakan yakni Prosthetic dan Strainght. Make-up. Prosthetic merupakan Tatarias untuk meniru karakter karakter lain dalam pertunjukan tari dan Theater.
Sedangkan Strainght Make-Up adalah jenis tatarias korektif yaitu tatarias yang dilakukan dengan tujuan menonjolkan Bagian Bagian wajah yang sempurna. Jelas Agustina

Pelatihan ini dimaksudkan agar Mamasa benar – benar melahirkan penari yang siap tampil baik di tingkat lokal maupun tingkat Nasional bahkan Internasional. Kelompok Sanggar seni dan anggotanya merupakan asset mamasa yang perlu dibina, sehingga kedepan penari – penari Mamasa dapat menghasilkan dan memberikan sesuatu yang berharga Untuk Mamasa. Harap Agustina Toding.

Laporan : AWT

Show More

Related Articles

Close