Dinsos Situbondo Salurkan Bantuan Rp84,7 Juta Untuk 10 Korban Bencana, Rumah Hadi Yang Terbakar Dapat Rp15 Juta

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Senyum lega terpancar di wajah Hadi Prayitno, warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Setelah rumahnya ludes dilalap api, Hadi kini mendapat bantuan Rp 15 juta dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo untuk membantu Hadi membeli bahan bangunan dan memperbaiki kembali rumahnya yang rusak akibat kebakaran.
“Saya tidak menyangka mendapat bantuan ini. Terima kasih atas bantuan Pemkab Situbondo, khususnya Bapak Bupati Rio. Kami dapat bantuan Rp 15 juta,” ujar Hadi usai menerima bantuan, Kamis (27/8/2026).
Bagi Hadi, bantuan itu bukan sekadar nominal. Pascakebakaran, ia mengaku sempat kebingungan memikirkan biaya untuk membangun kembali tempat tinggalnya.
Hadi merupakan satu dari 10 warga Situbondo yang menerima bantuan bencana dari Pemkab Situbondo dengan total nilai mencapai Rp 84,715 juta.
Dari jumlah tersebut, sembilan warga merupakan korban kebakaran rumah, sedangkan satu warga lainnya menerima bantuan setelah rumahnya terdampak pohon tumbang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kabupaten Situbondo Viskanto Adi Prabowo mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan Pemkab Situbondo untuk membantu warga yang rumahnya terdampak bencana.
“Total bantuan BTT ini sebanyak Rp 84.715.000 untuk 10 korban,” kata Viskanto saat dikonfirmasi awak media.
Menurut dia, nominal bantuan yang diterima setiap korban berbeda karena disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah masing-masing.
“Masing-masing penerima bantuan kategorinya variatif, ada yang Rp 7 juta hingga Rp 15 juta disesuaikan dengan tingkat kerusakan,” ujarnya.
Untuk memudahkan warga, pencairan bantuan dilakukan melalui Bank Jatim di tiga titik pelayanan, yakni Besuki, Situbondo, dan Asembagus.
Dengan sistem tersebut, para penerima bantuan tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh dari tempat tinggal mereka untuk mencairkan dana bantuan.
Sebelumnya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio telah menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu warga membangun kembali rumah yang rusak akibat bencana.
“Nanti dikasih bantuan untuk bangun kembali rumahnya,” kata Mas Rio saat meninjau salah satu rumah korban kebakaran di Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan beberapa waktu lalu.
Tak hanya mengandalkan bantuan pemerintah daerah, Mas Rio juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui semangat gotong royong agar pembangunan rumah Ahmad dapat segera diselesaikan.
“Saya minta Pak Kades bersama perangkat desa untuk kerja bakti gotong royong sampai rumahnya jadi,” ujarnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan warga yang terdampak.



