Sulawesi

Direktur PMD: Dana Desa Hak Masyarakat, Tak Boleh Dihambat

BeritaNasional.ID, Makassar – Demi membangun pemahaman dan kesadaran akan pentingnya inovasi untuk menjawab berbagai kemajuan desa maka Rapat Kordinasi II Program Inovasi Desa (PID) TA. 2019 digelar di Provinsi Sulawesi Selatan , Rabu (02/09/2019).

Di hadapan ratusan peserta Rakor Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Kemendes PDTT, M. Fachri menegaskan, lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang disertai kebijakan Dana Desa, menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa.

“Oleh sebab itu, Dana Desa yang menjadi hak mayarakat Desa tidak boleh terhambat oleh persoalan administratif yang tidak tertib di Desa, termasuk adanya konflik kepentingan antara Kades dan BPD yang menyebabkan terhambatnya APBDes.Hal demikian harus segera diselesaikan karena akan berdampak pada terhambatnya penyaluran Dana Desa,”Ungkap M. Fachri.

Selain itu, Direktur juga akui bahwa sesuai dengan KPI, Program Inovasi Desa ini terbukti banyak memberikan sentuhan dan pola pikir baru yang melahirkan kegiatan/program pembangunan dan pemberdayaan di Desa secara lebih kreatif dan inovatif. Dengan program ini pula dapat mendorong berbagai kegiatan yang mampu menciptakan sumber-sumber ekonomi baru bagi Desa sehingga pemanfaatan Dana Desa menjadi lebih berkualitas.

M. Fachri juga menginginkan kelembagaan yang telah dibentuk melalui program ini, seperti Tim Inovasi Kabupaten (TIK), Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dapat terus dibina dan dilanjutkan penerapannya pada program2 lain, termasuk program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, baik Pemerintah Propinsi maupun Kabupaten.

Sementara itu, Kadis PMD Sulsel Dr. H. Ashari Fakhsirie Radjamilo, dalam laporan progres capaian program PID mengatakan, Desa-desa di Provinsi tersebut telah mengalami peningkatan dalam hal pemahaman dan kesadaran akan pentingnya inovasi untuk menjawab berbagai kemajuan desa. Program Inovasi Desa sejalan dengan visi dan missi Gubernur Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, lanjutnya, keberlangsungan inovasi desa adalah bagian tak terpisahkan dari inovasi daerah.

“Kami sampaikan ribuan terima kasih kepada Kemendes PDTT juga semua pelaku program PID di daerah yang sudah berjuang dan memastikan manfaat inovasi desa sesuai dengan kebutuhannya masyarakat,” Tegas Ashari.

Untuk diketahui dalam acara tersebut, selain dihadiri oleh Pejabat Provinsi, antara lain Kadis PMD, Satker P3MD Rais Rahman, Pejabat Kabupaten, yakni Bappeda, Kadis PMD Kab. se-Sulsel, juga dihadiri oleh para Camat, Tim inovasi kab dan kec se- Sulsel, P2KTD dari masing-masing Kabupaten,Tenaga Ahli KPP Provinsi Sulsel dan unsur Tenaga Pendamping Profesional se-Sulawesi Selatan.(Rz)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close