DaerahHeadlineJawa TimurRagamSitubondo

Heboh Pembacokan Brutal di Besuki Situbondo, Suami Aniaya Istri dan Beraksi di 5 Lokasi

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Kasus pembacokan yang menghebohkan warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya diungkap pihak kepolisian. Peristiwa tersebut diduga dipicu pertengkaran rumah tangga akibat masalah ekonomi.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Awalnya terjadi percekcokan antara seorang suami berinisial T dan istrinya berinisial S. Pertengkaran itu dipicu masalah ekonomi yang kemudian berkembang menjadi masalah pribadi,” ujar AKP Agung, Minggu (1/2/2026).

Menurut polisi, cekcok tersebut memuncak hingga pelaku diduga tidak dapat mengendalikan emosi. Pelaku kemudian mengambil senjata tajam jenis pisau yang berada di dapur dan menganiaya istrinya.

“Korban mengalami luka cukup parah, terutama di bagian wajah dan tangan akibat sabetan pisau,” katanya.

Usai melakukan penganiayaan, pelaku tidak langsung melarikan diri. Ia justru berkeliling ke beberapa lokasi, mulai dari  toko Madura, tempat Play Station (PS), hingga warung kopi. Aksi pelaku berlanjut dengan mendatangi rumah salah satu bekas juragannya.

“Di lokasi terakhir, pelaku menabrakkan sepeda motor yang digunakannya. Motor tersebut diketahui milik orang lain,” jelas Agung.

Pelaku utama dalam kasus ini hanya satu orang, yakni T. Namun, dalam perjalanannya, pelaku sempat memberikan laporan palsu kepada orang tuanya dengan mengaku memiliki masalah dengan pihak lain.

“Orang tuanya sempat memberikan pembelaan karena mendapat informasi yang tidak benar. Setelah diketahui bahwa pelaku bermasalah dengan istrinya sendiri, orang tua akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

AKP Agung menambahkan, total terdapat lima korban dalam rangkaian kejadian tersebut. Korban tidak hanya mengalami luka penganiayaan, tetapi juga kerugian materi akibat perusakan dan pengambilan barang.

“Jika dilihat dari rangkaian perbuatannya, ada lima tempat kejadian perkara (TKP) yang berkaitan dengan aksi pelaku,” kata dia.

Polisi telah mengamankan Pelaku dan sejumlah barang bukti tak lama setelah kejadian, di antaranya senjata tajam jenis pisau serta satu unit sepeda motor yang sempat digunakan pelaku saat berpindah lokasi.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman dan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button