IAKN Kupang Gelar Seminar Hasil PKM 2025, Tekankan Transformasi dan Pemberdayaan Berkelanjutan

BeritaNasional.ID, KUPANG – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pelaksanaan Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada Senin, 1 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 36 kelompok PKM yang memaparkan kontribusi, inovasi, serta dampak pemberdayaan yang telah dilakukan di berbagai wilayah pendampingan.
Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa PKM tidak boleh berhenti sebagai agenda formal, melainkan harus menjadi gerakan yang menghasilkan perubahan nyata dan berkelanjutan.
Rektor menyampaikan bahwa setiap program PKM harus dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, mendorong kemandirian mitra, serta memperkuat kontribusi kampus melalui berbagai bentuk inovasi sosial yang relevan dengan kondisi lapangan.
Menurut Suardana, keberlanjutan merupakan elemen utama dalam setiap bentuk pengabdian, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan meskipun kegiatan telah berakhir.
“PKM harus tetap hidup setelah kegiatan berakhir,” ujar Rektor, menegaskan pentingnya kesinambungan sebagai bagian dari tanggung jawab institusi terhadap masyarakat.
Presentasi dari 36 kelompok PKM menampilkan ragam capaian dan hasil pendampingan yang telah dilakukan.
Setiap kelompok menunjukkan upaya menghadirkan perubahan melalui pendekatan yang solutif dan inovatif, mulai dari penguatan kapasitas komunitas, pendampingan sosial-keagamaan, pemberdayaan ekonomi, hingga edukasi di berbagai sektor yang membutuhkan sentuhan pemberdayaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan, tetapi juga ruang refleksi dan evaluasi bagi para pelaksana PKM untuk memastikan bahwa setiap program yang berjalan memiliki dampak langsung dan dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri.
Rektor IAKN Kupang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan pelaksana PKM yang telah bekerja keras di lapangan.
Ia menilai bahwa komitmen dan dedikasi para pelaksana menjadi modal penting bagi kampus dalam memperluas kontribusi dan menunjukkan peran nyata sebagai agen transformasi sosial.
IAKN Kupang, tegas Rektor, tidak hanya hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang berupaya menghadirkan perubahan yang relevan, berkelanjutan, dan menyentuh kehidupan banyak orang.
Seminar Hasil PKM 2025 ini menjadi momentum penting bagi IAKN Kupang untuk terus memperkuat arah pengabdian kepada masyarakat, memperluas jejaring kolaborasi, serta memastikan bahwa setiap langkah pemberdayaan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.*
Alberto/Bernas



