Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Ragam

Begini Cara Jitu Tiga Pilar Redam Isu Santet di Desa Karangbendo Rogojampi

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Dituduh telah menyantet seorang warga, Budi Hartono (43) warga Dusun Pancoran RT 02 RW 02 Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur tidak terima. Akibatnya pihak tiga pilar, Jumat (19/1/18) melakukan mediasi di Kantor Desa Karangbendo sejak pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Selain Budi Hartono yang dituduh memiliki ilmu santet, yang menuduh yakni keluarga Sahlab (62) warga Dusun Pancoran RT 02 RW 02 Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, beserta anaknya Damiri (47) dan Solihin (41) hadir dalam mediasi.

Sementara selaku mediator yang hadir saat itu di antaranya, Kades
Karangbendo Budiharto, Bhabinkamtibmas Bripka Donny Yanuar, Anggota BPD Masruto, dan Kepala Dusun Pancoran Zaini.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono melalui Bhabinkamtibmas Desa Karangbendo Bripka Sonny Yanuar menyatakan, permasalahan diawali dari tuduhan keluarga Sahlab terhadap Budi Hartono. Sahlab menuduh Budi Hartono telah menyihir istrinya, Samawah sehingga mengalami sakit. “Selain itu, sebelumnya Budi Hartono juga pernah diisukan pada pertengahan tahun 2017 telah menyantet warga Dusun Pancoran bernama Agus Santoso. Tapi kenyataannya meninggalnya Agus karena menderita HIV/AIDS,” tutur Bripka Donny.

Walaupun permasalahan pertengahan tahun 2017 lalu tersebut sudah diselesaikan di Desa Karangbendo oleh tiga pilar, namun isu itu tetap membuat keluarga Budi Hartono tidak nyaman. Apalagi saat Sahlab menyinggung soal ilmu santet pada pedagang sayur Samuni. Kebetulan di sana ada Budi Hartono yang menemani istrinya membeli sayur.

“Dari ucapan Sahlab itu, menimbulkan kesenjangan dan sentimen antara keluarga. Sehingga hubungan keduanya kurang harmonis. Padahal mereka masih memiliki hubungan keluarga. Budi Hartono menikah dengan keponakan Sahlab,” katanya.

Namun setelah melalui mediasi tiga pilar, akhirnya diketahui permasalahan tersebut berawal dari kesalahpahaman kedua belah pihak. “Akhirnya mereka bisa didamaikan dan membuat surat pernyataan damai diketahui kades Karangbendo,” tandasnya.

Untuk menciptakan situasi aman di Desa Karangbendo, Bripka Donny selaku Bhabinkamtibmas setempat terus melakukan monitoring perkembangan situasi dalam fungsi deteksi dini. (Hakim Said/red)

Caption : Para pihak yang terkait isu santet seusai dimediasi dan membuat pernyataan damai bersama tiga pilar Desa Karangbendo Rogojampi

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close