Daerah

Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, S.Ik, SH, MH

Etika Orang Madura Menghormati Ulama dan Ta’at pada Kyai

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Ada kalimat menarik yang dilontarkan Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, S.Ik, SH, MH terhadap sejumlah wartawan saat Pers Conference kemarin.

Perwira kelahiran Pemekasan Madura tahun 1982 ini mengatakan bahwa etika orang Madura adalah menghormati Ulama dan ta’at pada Kyai. Kalimat yang penuh makna ini dilontarkan dihadapan para tersangka yang terjerat masalah hukum.

“Etika orang Madura adalah menghormati Ulama dan ta’at pada Kyai,” kata Harto, sapaannya. Kalimat ini mempunyai dua makna, pertama menunjukkan Kapolres termuda di Bondowoso ini taat agama.

Yang kedua, ingin menegaskan bahwa, kalau mengaku orang Madura, harusnya menghormati pada Ulama dan ta’at pada Kyai. Untuk diketahui, hampir seluruh tersangka yang berhasil ditangkap oleh Buser Satreskrim adalah orang Madura atau setidaknya keturunan orang Madura.

Pesan moral yang ingin disampaikan Kapolres Harto, kalau orang sudah menghormati Ulama dan ta’at pada Kyai, konsekwensinya harus patuh pada ajaran agama Islam. Dalam kondisi apapun, seharusnya tidak melakukan pelanggaran, baik pelanggaran hukum positif maupun hukum agama.

Artinya, bukan orang Madura atau bukan keturunan Madura kalau masih melakukan pelanggaran. Baik pelanggaran berupa pencurian, pencurian dengan kekerasan, Curat, perjudian, penipuan, judi, bahkan pelanggaran yang terkecil, menggunakan knalpot brong. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

 

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button