Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
DaerahRagamSulawesi

“KAWALI” Warisan Identitas Manusia Bugis

image_pdf

Sabtu, 01 Juli 2017, 00:11 Wita

PAREPARE, BERITANASIONAL.ID-Kawali adalah benda warisan budaya yang sulit di tinggalkan bagi masyarakat bugis.

Selain sebagai senjata di masa lampau, kawali juga memiliki banyak makna yang tertuang di dalamnya sehingga sangat di perhatikan karena di yakini akan berpengaruh bagi kehidupan pemiliknya mulai dari hulu, sarung hingga bilah kawali, namun semua itu kembali pada Tuhan sebagai pemberi hidup.

Seorang Kolektor Pusaka, Fahrul mengatakan, faham khazanah budaya kawali di kalangan masyarakat bugis telah lama di turunkan khususnya bagi laki-laki sebagai lise baku-baku (bekal dimasa depan) untuk menjaga kehormatan sebagaimana karakter manusia bugis yang sangat menjunjung tinggi kehormatan baik diri sendiri maupun keluarga, selain dari nilai-nilai tersebut kawali juga memiliki keindahan pamor.

“Kemahiran ilmu metalurgi masa lampau dan jiwa seni pandai besi yang di dapatkan secara turun temurun melahirkan karya-karya indah yang tertuang di bilah kawali membuat banyak yang menggemari kawali,”katanya.

Lanjutnya, Masih banyak lagi hal-hal yang dapat di kaji lebih dalam akan eksistensi budaya kawali yang di wariskan oleh leluhur sehingga menjadikannya identitas bagi manusia celebes bahkan di jadikan sebagai salah satu perangkat simbol dari logo pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

“Bahkan di era modern saat ini budaya kawali masih sangat kental di kalangan masyarakat bugis, beberapa generasi pemuda pun tak ketinggalan terlibat berkampanye pelestarian akan warisan budaya tersebut,”ujarnya.

Fahrul menambahkan, budaya kawali tidak bisa di tinggalkan selain menjadi identitas ia juga adalah ikon perjuangan masa lampau.

“Kita akan kehilangan satu warisan budaya yang sangat bermakna jika budaya kawali di lupakan walaupun di era modern seperti sekarang, rekam jejak kebesaran bangsa ini hingga ke negeri tetangga tidak terlepas dari budaya kawali,”tutupnya.

(Abodh)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close