Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Ragam

Kebakaran Hutan Jati Di Situbondo Kerap Terjadi, Diduga Akibat Buang Puntung Rokok Sembarangan

image_pdf

BeritaNasional.ID,
SITUBONDO – Mingggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB (13/8/17), hutan jati diwilayah KRPH masuk wilayah Desa Bayeman dan Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, jawa timur terbakar.
Kebakaran berlanjut Hingga sore hari sekitar pukul 15:00 WIB.

Dalam kejadian ini, petugas terus berusaha memadamkan api. Disamping sulitnya medan serta angin kencang dilokasi titik api, membuat sejumlah petugas sempat kewalahan untuk memadamkan bara si jago merah tersebut.

Keterangan kepala KRPH Bayeman, Kayumas, Suyono bersama anggota petugas perhutani yang lainnya, titik api di hutan jati seluas 9 hektar di dua petak 26 dan 27, berhasil dipadamkan oleh petugas. Meskipun petugas sudah berhasil memadamkannya, api kembali menyala dan membesar pada sore harinya. Dalam kejadian ini, KRPH Bayeman dan Kayumas menduga kejadian tersebut akibat ulah manusia yang sengaja membuang buntung rokok.

“Setelah kami berhasil memadamkan api, namun di sore hari api kembali muncul dan membesar. Akhirnya kami kembali melakukan pemadaman dengan hanya mengandalkan alat seadanya seperti ranting kayu untuk memadamkan api. Sulitnya medan serta angin kencang membuat kami agak kesulitan untuk memadamkan api yang semakin membesar,” ungkapnya.

Api yang berkobar menyelimuti hutan jati Desa Banyema dan Kayumas, sangat membahayakan petugas yang berada di lokasi. Api melalap kayu jati serta dedaunan yang kering. Petugas perhutani hanya mampu memadamkan api yang mengarah kejalan.

Dalam Proses Pemadaman ini, petugas Perhutani dibantu oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo sejak sore hari hingga malam hari. Khawatir titik api akan kembali menyulut, petugas tetap berjaga -jaga di lokasi area hutan Jati yang kebakaran hingga hari ini. (edo)

Caption : Kondisi hutan jati diwilayah KRPH Bayeman dan Kayumas yang sedang terbakar

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close