Ragam

Kelangkaan Tabung Gas Elpiji 3 kg , Masyarakat Harap Pemerintah Ambil Sikap

Polman Sulbar.Berita Nasional.ID –Akibat kelangkaan Tabung gas Elpiji 3kg yang terjadi akhir akhir ini dikabupaten Polman membuat pedagang Putu Nangis Keliling ini terpaksa beralih ketabung gas Elpiji 5,5 kg,.

Kelangkaan tabung gas elpiji 3kg ini Sangat dirasakan Mas Udin(33) Tahun yang hanya menjual Putu menangis Keliling dengan penghasilan cuma Rp 50.Ribu hingga Rp 100.00/hari.namun Ayah dari tiga anak ini tidak Dapat Berbuat Banyak ia hanya bisa menerima semua itu tanpa protes terhadap pemerintah.

Ya,mau diapalagi Mas Dari pada Kita tidak memasak dan tidak menjual mau tidak mau kita harus menggunakan Tabung gas Elpiji 5,5 kg yang meskipun nilai tukarnya Rp 75 Ribu agak mahal sih,dibanding tabung elpiji3 kg.

“Apalagi untuk saat ini kalau mau cari tabung 3kg sangat susah didapat memang murah tapi sulit sekali didapat.ucap Mas Udin yang ditemui dijalan poros saat meladeni pembeli.kamis 02 Mei 2019

Warga Jalan Cendana Kelurahan Polewali kecamatan Polewali ini tidak menampik kalau menggunakan Tabung 5,5 kg sangat berat dirasakan ditengah himpitan ekonomi saat ini, apalagi menjelang Ramadhan ini kebutuhan sangat meningkat.

“untuk ia berpesan kepada semua masyarakat yang memiliki ekonomi mapan hendaknya sadar diri bahwa tabung gas Elpiji 3kg itu hanya diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu. tetapi faktanya banyak warga yang memiliki kendaraan roda empat masih menggunakan tabung gas Elpiji 3kg ini yang perlu disadari kita semua bahwa tabung gas 3kg itu hanya untuk masyarakat kecil yang berpenghasil rendah seperti kami para Pedagang kecil yang hasilnya hanya cukup untuk makan.keluh Udin.

Hal yang sama dirasakan oleh  salah satu warga Pekkabata bersama beberapa IRT lainnya mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg , bahkan harga yang didapat mencapai 30 ribu Rupiah. Ia berharap agar pemerintah segera bisa mengambil sikap atas kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg , apa lagi menjelang bulan Suci Ramadhan.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close