Daerah

Ketua PCNU Banyuwangi : “Ikrar Rukun Bersama” Pagar Nusa dengan PSHT Jangan Seremoni Belaka

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI – “Ikrar Rukun Bersama” menjadi sejarah baru bagi Perguruan Silat Pagar Nusa dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Bertempat di Lapangan Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, ditengah terik siang hari, komitmen kerukunan bersama tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini bersama jajarannya, Sabtu (22/8/20).

Dalam kesempatan tersebut, Gus Makki, sapaan akrab Ketua PCNU Banyuwangi secara tegas menyatakan, bahwa kelanggengan kebencian dan permusuhan merupakan warisan yang harus dihindarkan kepada anak cucu. Karena yang seharusnya menjadi warisan anak cucu adalah kerukunan membangun bangsa dan daerah bersama-sama.

“Hari ini, secara khusus saya hadir untuk menyaksikan ikrar rukun bersama antara PSHT dan Pagar Nusa. Karena tak sepatutnya kita memberikan contoh saling bermusuhan dan menebar kebencian. Kita sebagai manusia tak ingin diperalat jin dan setan untuk saling dan terus bermusuhan antar sesama,” seru Gus Makki.

Ditambahkan, pertemuan kedua perguruan tersebut diharapkan tidak berhenti hanya dalam moment tersebut saja. Gus Makki meminta ada media komunikasi, silaturrahmi, dan latihan bersama antara Pagar Nusa dan PSHT yang secara rutin bisa digelar. “Saya minta kegiatan hari ini bukan hanya sekedar seremoni belaka. Ikrar kerukunan hari ini harus dipupuk untuk selamanya. Karena ini lah hal yang terpenting,” pesan Gus Makki diakhir keterangannya.

Sekretaris PC Pagar Nusa Ahmad Syifa Nailul Wafar menyambut baik pelaksanaan kegiatan bertajuk “Silaturrahim Rukun Sampek Anak Turun” yang diinisiasi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi bersama jajarannya.

“Saya melihat di luar Banyuwangi, gesekan perguruan silat antara Pagar Nusa dan PSHT masih seringkali terjadi. Untuk itu, kita disini semua berikrar damai dengan dihadiri langsung oleh masing-masing tokoh kedua perguruan yang ada,” lontar Gus Syifa, panggilan karib Sekretaris PC Pagar Nusa ini membuka pernyataannya.

Menyambung penjelasannya, Gus Syifa juga menginginkan hidup saling berdampingan dan saling membantu hingga anak keturunan kelak. “Karena kita tidak ingin mewariskan kebencian dan permusuhan pada anak cucu kita,” ujar Gus Syifa.

Senada, Siswanto selaku Bendahara PSHT turut mengucapkan banyak terima kasih, utamanya kepada jajaran PCNU Kabupaten Banyuwangi yang telah menjembatani ikrar kerukunan bersama itu. “Kami pun sebagai pengurus akan berupaya melaksanakan permintaan PCNU untuk terus memupuk hubungan kekeluargaan ini. Karena kita ingin bersama-sama membangun dan juga melindungi bangsa serta tanah kelahiran kita ini,” kata Mas Sis, sapaan akrabnya.

Selama ini, lanjut Mas Sis, anak-anak muda selalu bersama di bawah payung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Utamanya para penggiat prestasi dalam setiap pertandingan. “Kita akan berusaha memupuk kebersamaan ini secara terus-menerus dengan menjalin silaturrahmi dan komunikasi intens antar pengurus. Karena kita ingin terus bersinergi positif dengan Pagar Nusa,” tutup Mas Sis dalam keterangannya.

Pantauan media ini, kegiatan “Ikrar Rukun Bersama” antara kedua perguruan silat pada Sabtu (22/8/20) siang tersebut dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Diantaranya tampak dari penggunaan masker hingga menjaga jarak duduk dalam giat dimaksud. (red) 

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close