Nusa Tenggara Timur

Komitmen Ramah Lingkungan, Perpustakaan Undana Sabet Predikat Green University di Solo

 

BeritaNasional.ID, KUPANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dari Asosiasi Penggerak Perpustakaan dan Literasi Hijau Indonesia (APPeL Hijau Indonesia).

Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, Undana dinobatkan sebagai Green University, sementara Kepala UPT Perpustakaan memperoleh penghargaan Green Library Principal, dan sejumlah pustakawan Undana ditetapkan sebagai Green Librarian.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan, Prof. Markus M. Kleden, yang menegaskan bahwa apresiasi ini menjadi bukti komitmen Undana dalam membangun ekosistem literasi dan pendidikan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa APPeL Hijau Indonesia merupakan asosiasi yang dibentuk sebagai respon terhadap masalah lingkungan yang semakin mendesak.

Asosiasi ini digagas oleh empat kementerian, yaitu Kemendikdasmen, Kemendiktisaintek, Perpustakaan Nasional, dan satu kementerian lain yang memiliki perhatian terhadap gerakan literasi hijau di Indonesia.

Menurut Prof. Markus, penilaian penghargaan ini berfokus pada tingkat komitmen institusi dalam menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

Undana dinilai memiliki komitmen kuat, terutama dalam menyediakan layanan informasi hijau yang mudah diakses tanpa bergantung pada penggunaan kertas.

Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan fasilitas digital seperti e-library, e-jurnal, dan perpustakaan digital yang kini menjadi bagian integral dari pelayanan UPT Perpustakaan.

Selain komitmen, aspek output akademik juga menjadi indikator penting dalam penilaian APPeL Hijau Indonesia.

E-jurnal yang diterbitkan Undana dan berfokus pada isu-isu spesifik lokal turut menjadi nilai tambah yang dinilai sangat relevan dengan tantangan lingkungan di Nusa Tenggara Timur.

Prof. Markus menambahkan bahwa penilaian ini tidak hanya melihat inovasi, tetapi juga kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap solusi masalah lingkungan melalui riset dan publikasi ilmiah.

Ia juga mengungkapkan bahwa kolaborasi Undana dengan berbagai mitra, termasuk dukungan CSR Pegadaian, menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam meningkatkan kenyamanan pemustaka dan menghadirkan fasilitas perpustakaan yang semakin inovatif.

Dukungan ini memperkuat langkah Undana dalam membangun perpustakaan hijau yang tidak hanya modern, tetapi juga berkelanjutan.

Dengan lingkungan kampus yang luas, Undana dinilai memiliki potensi besar untuk memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

Transformasi layanan dari berbasis kertas menuju platform digital menjadi langkah strategis yang memberi dampak positif, baik bagi pemustaka maupun bagi upaya pelestarian lingkungan.

Prof. Markus menyampaikan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Undana untuk tetap konsisten dalam mengembangkan layanan dan inovasi yang mendukung gerakan literasi hijau.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button