Korea Siap Bangun Kelistrikan Mateng Sulbar

134 total views, 6 views today

Berita Nasional.ID – Mateng Sulbar, Tim Investor dari Korea Asosiasion Potenik for Industri akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), dibidang kelistrikan. Serta Pertanian, Perikanan, Bidang kesehatan serta Pertukaran pelajar.

Kunjungan Investor Korea Asosiasion Potenik for Industri (KAPID) ke Kabupaten Mamuju Tengah diterima langsung oleh Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mateng, H. Askary dan Asisten Bidang Pemerintahan serta Asisten Bidang Pembanguan, Diruang rapat Sekkab Mateng, Kamis (18/1/2018) kemarin.

Director Konet Group, Handy Yanto menyampaikan, pihak dari perwakilan korea selatan ingin bekerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah dibidang Kelistrikan, Pertanian, Perikanan, Bidang kesehatan serta Pertukaran pelajar dan masih banyak lainnya.

“Bidang kelistrikan ini sangat penting terutama Solar Panel Tenaga surya, solar panel adalah konversi cahaya sinar matahari menjadi listrik, baik secara langsung dengan menggunakan photovoltaic, atau tidak langsung dengan menggunakan tenaga surya terkonsentrasi sehingga menghasilakn tenaga listrik. Lampu-lampu jalan LED, yang dimana kita bisa lihat di Kabupaten Mamuju Tengah ini banyak solar panel yang sering mati, dimana kami menawarkan kepada pemerintah lampu-lampu jalan LED dengan garansi lama,” ujarnya.

Dibidang Pertanian lanjutnya, Tehnologi Cocopeat fertilizers untuk pupuk dimana Dalam bercocok tanam, tak hanya tanah yang bisa diandalkan sebagai media tanam. Masih ada media tanam lain, cocopeat salah satunya.

Menurutnya, media tanam organik ini memiliki kualitas tak kalah dengan tanah. Cocopeat adalah media tanam yang dibuat dari sabut kelapa. Oleh karena itu, paling mudah ditemukan di negara-negara tropis dan kepulauan seperti Indonesia.

“Banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakannya. Baik untuk digunakan bersama tanah, atau berdiri sendiri. Cocopeat juga banyak dipilih sebagai pengganti tanah,” ungkapnya.

Dikatakanya lagi, Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur.

“Kami mengundang bapak Bupati dan Tim kekorea dengan tujuan melihat secara langsung perbedaan tehnologi yang ada dikorea dan yang ada disini, itulah yang akan kita bawa kesini sehingga pembangunan didaerah ini lebih cepat,” pungkasnya.

Bupati Mateng H. Aras Tammauni, Sampaikan atas nama Pemerintah Daerah Mamuju Tengah, Bupati Mateng, H. Aras Tammauni sangat merespon dengan baik, atas kedatangan Tim Investor Korea. Dimana ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan serta untuk kesejahteraan masyarakat Mamuju Tengah. (Ysn Hms/Ra).

Editor : Yuni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *