Jawa Barat

Maraknya Sampah di Sepanjang Jalan Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Terkesan Alergi Media

Beritanasional.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Meningkatnya volume sampah yang memenuhi trotoar dan jalanan hingga area jembatan disepanjang jalan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kembali mencuri perhatian masyarakat. Pasca momentum libur panjang dan perayaan hari raya Idul Adha 1446 H, tumpukan sampah dari limbah rumah tangga semakin terlihat jelas di setiap jembatan jalur dua jalan utama menuju Pemkab Tasikmalaya. Hal tersebut menandakan bahwa upaya pengelolaan sampah belum mampu meredam masalah ini secara signifikan .

Pemerintah Daerah setempat telah menggelar berbagai program untuk mengatasi persoalan sampah, mulai dari penguatan armada pengangkut, penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Program-program seperti Gerakan Olah Sampah Organik (Goso) dan inisiatif donasi sampah pernah dicanangkan untuk mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Meski demikian, keterbatasan sarana dan minimnya kepedulian sebagian masyarakat masih menjadi kendala yang sulit diatasi.

Di tengah sorotan publik terkait maraknya sampah tersebut, Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Ine Susyane, ST., saat beberapa kali ditemui dikantor nya selalu tidak ada ditempat, bahkan saat berulang kali dihubungi melalui telepon dan pesan whatsapp miliknya tidak pernah menjawab. Prilaku tersebut diduga kuat jika Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya terkesan alergi dan enggan dikonfirmasi oleh awak media terkait langkah apa saja yang akan dilakukan pihaknya guna mengatasi permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan di ruang lingkup Pemda setempat yang dinilai belum maksimal.

Masyarakat membutuhkan informasi yang jelas dari pejabat di Bidang Lingkungan Hidup, agar bisa mengawal dan mendukung kebijakan pemerintah. Jika pejabat bersembunyi di balik jawaban singkat, kepercayaan publik akan sulit terbangun. Peningkatan sampah pasca momentum perayaan adalah cerminan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan belum mendapatkan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi sistem pengelolaan maupun kesadaran masyarakat .

Sebagai respons, Pemda Kabupaten Tasikmalaya menjanjikan akan meningkatkan intensitas pengangkutan sampah melalui lembur armada dan menggandeng pihak swasta untuk membantu pendanaan serta optimalisasi sistem retribusi sampah. Diharapkan, dengan pelibatan lebih aktif masyarakat dalam gerakan “Tasik Resik Bersama”, permasalahan sampah yang semakin kompleks ini dapat segera ditangani secara menyeluruh. Langkah-langkah konkret dan keterbukaan informasi dari aparat pemerintah diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Chandra

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button