Sidrap

Mayoritas Penderita Covid-19 di Sidrap Bersatatus OTG

BeritaNasional.ID,SIDRAP – Angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sidrap, masih tergolong tinggi. Mayoritas berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Pusat data dan informasi penanganan Covid-19 Pemkab Sidrap menyebutkan, masih terdapat 169 kasus aktif Covid-19 hingga hari ini, Kamis, 13 januari 2021.

Dari 169 kasus aktif Covid-19 tersebut, sebanyak 154 diantaranya masuk dalam kategori OTG dan hanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hal tersebut di sampaikan Juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Sidrap, Dr Ishak Kenre SKM MKes saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis, 14 Januari 2021, dan ia membenarkan data tersebut.

Lanjut Ishak Kenre mengatakan penderita Covid-19 kategori OTG yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing tersebut, tetap dalam perawatan/penanganan tim medis.

“Tetap dalam perawatan/penanganan tim medis. Bedanya mereka bukan dilayani pegawai rumah sakit, namun tim dari setiap Puskesmas,” ungkap Ishak Kenre.

Dijelaakan Ishak Kenre, bahwa penderita Covid-19 berstatus OTG yang paling banyak mendapat perawatan / penanganan program isolasi mandiri, itu berada di Kecamatan Maritengngae sebanyak 67 orang.

Kemudian, disusul Kecamatan Watang Pulu sebanyak 27 orang, Kecamatan Panca Rijang sebanyak 15 orang. Selanjutnya, Dua Pitue sebanyak 10, dan Baranti 20 orang

“Untuk Baranti ini, dibagi dua, yakni Manisa dan Baranti masing-masing 10 orang dan ditangani Puskesmas Manisa dan Baranti,” urai Ishak Kenre.

Dikatakan Ishak Kenre bahwa selama menjalani isolasi mandiri di rumah, para pasien Covid-19 berstatus OTG perlu memperhatikan beberapa hal.

Misalnya, rajin memantau suhu tubuh dua kali sehari guna memastikan kondisi stabil. Jika suhu badan terus naik, maka segera periksakan ke rumah sakit terdekat.

Lalu, pasien harus berada di dalam kamar dan tidak keluar guna menghindari penularan ke anggota keluarga lainnya. Bagi anggota keluarga, harus selalu menggunakan masker.

“Diusahakan saat menjalani isolasi mandiri tidak melakukan kontak kepada siapapun,” pesan Ishak Kenre.

Hal lain yang harus diperhatikan, fasilitas kamar yang pasien OTG tempati diusahakan terdapat ventilasi, agar sirkulasi udara berjalan normal.

Kemudian, usahakan peralatan makan, seperti piring, gelas, sendok, dan garpu, tersendiri atau tidak campur dengan anggota keluarga lainnya.

Begitu juga dengan pakaian yang pasien kenakan mesti dipisahkan, serta direndam menggunakan air panas dan detergen, ungkap Ishak Kenre. (Risal Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close