MBG Bantu Ringankan Beban Wali Murid

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Sudah menjadi rahasia umum wali murid sekolah di pedesaan kurang peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Penyebabnya karena Ortu mereka tergolong Gakin bahkan ada yang Gakin akut.
Pagi-pagi buta sebelum anaknya bangun, mereka sudah berangkat kerja ke sawah milik juragannya. Setelah anaknya bangun, jangankan sarapan pagi, mempersiapkan perlengkapan sekolah saja tidak pernah dilakukan.
Dampaknya, tidak sedikit anak-anak jika sudah sampai di sekolah tampak lusuh, tidak bergairah, dan peralatan sekokahnya terbengkalai. Program MBG membuat anak-anak bergairah untuk belajar.
Hal itu dibenarkan oleh Koordinator MBG SDN Tangsel Wetan 1 Kecamatan Wonosari, Susiana. Menurutnya, MBG hadir membuat sebagian beban wali murid berkurang. Sebab rata-rata muridnya hanya diberi bekal Rp5.000,00 saja.
“Murid kami seluruhnya berjumlah 170 orang yang terbagi dalam 7 Rombel, kelas I berjumlah 26, kelas 2 21 murid, kelas 3 35, kelas 4 32, kelas 5a 20, 5b 13, dan kelas 6 jumlahnya 23,” kata Susi,” sapaannya.
Setiap pagi, lanjutnya, seluruh murid dapat jatah MBG. Jam 08.45 MBG didistribusikan pada masing-masing kelas, kecuali murid yang punya jam olahraga, MBG-nya diberikan lebih awal sebelum olahraga dimulai.
Masing-masing guru kelas menjadi pendamping di kelasnya saat murid-murid menyantap MBG bersama. Pendamping mengarahkan agar basuh tangan sebelum makan dan membaca do’a bersama.
Demikian juga setelah menikmati MBG bersama, guru pendamping mengarahkan anak didiknya untuk basuh tangan kembali, membuang sampah pada tempatnya, dan merapikan omprengnya masing-masing. (Syamsul Arifin/Bernas)



