DaerahJawa TimurRagamSitubondo

Media Gathering Polres Situbondo, Kapolres Tekankan Pentingnya Sinergi Polri dan Jurnalis

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Kepolisian Resor (Polres) Situbondo menggelar kegiatan “Media Gathering” bersama insan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Situbondo. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Polri dan insan pers di era keterbukaan informasi publik. Jumat 19 Desember 2025.

Ketua Pokja Jurnalis “Piramida” Situbondo, Izi Hartono wartawan Tribunnews.com mengatakan hubungan antara Polres Situbondo dan media selama ini berjalan dengan baik, baik dari sisi komunikasi maupun kerja sama pemberitaan.

“Sinergi Polres dengan rekan-rekan media sudah terjalin dengan baik. Mulai dari silaturahmi hingga pemberitaan dari seluruh satuan. Harapannya, ke depan hubungan ini semakin kuat dan dapat membawa nama Situbondo semakin dikenal di Jawa Timur,” ujar Izi.

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja secara maksimal tanpa dukungan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Di era keterbukaan publik saat ini, peran media sangat penting. Hubungan antara Polri dan jurnalis harus terus dijaga. Jika terjadi gesekan, mari kita komunikasikan bersama,” kata Rezi.

Ia juga menegaskan kepada seluruh jajaran Polres Situbondo agar terbuka terhadap kebutuhan informasi dari rekan-rekan media, tentu dengan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Tidak ada yang sengaja kami tutupi. Informasi terkait pelaksanaan tugas kepolisian akan kami sampaikan sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Selain itu, Rezi mengingatkan pentingnya pemberitaan yang berimbang dan berbasis fakta agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Jangan sampai informasi yang belum pasti kebenarannya justru menyebar dan memicu konflik di masyarakat,” imbuhnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button