DaerahHeadlineJawa TimurPolitikRagamSitubondo

Muscab PPP Situbondo: Konsolidasi Kader, Targetkan Kebangkitan Menuju Pemilu 2029

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah baru perjuangan partai. Mengusung tema “Transformasi PPP untuk Indonesia: Solidaritas Partai Wujudkan Kemenangan Pemilu 2029”, forum ini menjadi titik tolak kebangkitan PPP di tengah dinamika politik nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sidomuncul 1, Situbondo dihadiri oleh jajaran pengurus, kader partai, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, tokoh masyarakat, para kiai, serta Tokoh lintas Partai Politik di Situbondo. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya jejaring sosial dan politik PPP di tingkat lokal.Kamis (30/4/2026).

Ketua Panitia Muscab X PPP Situbondo, Arifin, menegaskan bahwa forum ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat peran PPP dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Melalui Muscab ini, kami ingin memastikan bahwa PPP tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman. Evaluasi kepengurusan sebelumnya menjadi pijakan untuk menyusun program kerja yang lebih adaptif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda strategis dibahas dalam Muscab, mulai dari evaluasi kinerja, perumusan program kerja ke depan, hingga penguatan basis kader di tingkat akar rumput. Menurutnya, PPP harus tampil sebagai partai yang solutif, khususnya dalam menjawab persoalan ekonomi, sosial, dan keagamaan.

“Muscab ini juga menjadi ruang untuk memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan pembangunan. PPP harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat,” katanya.

Selain itu, Muscab juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan melalui pemilihan Ketua DPC PPP Situbondo yang baru. Sosok terpilih diharapkan mampu membawa energi baru dalam memperkuat kepercayaan publik sekaligus memperluas basis dukungan partai.

“Siapa pun yang terpilih nanti, harus mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PPP,” tambah Arifin.

Dalam konteks transformasi Indonesia, PPP Situbondo menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta penanaman nilai-nilai keislaman yang moderat.

Menurut Arifin, langkah tersebut sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan berdaya saing. Ia juga optimistis PPP dapat mendulang suara lebih besar pada Pemilu 2029 melalui strategi yang lebih terarah.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Situbondo periode 2021–2025, Hj. Zeiniye, S.Ag, mengungkapkan bahwa Muscab kali ini berlangsung di tengah dinamika internal partai, menyusul adanya perubahan kepengurusan di tingkat pusat dan wilayah.

Ia menjelaskan, terdapat klausul yang memungkinkan ketua DPC yang telah menjabat dua periode untuk kembali mencalonkan diri melalui mekanisme diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Alhamdulillah, saya termasuk yang mendapatkan izin diskresi untuk maju kembali. Namun demikian, proses Muscab tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi, di mana suara berada di tangan PAC,” ujarnya.

Zeiniye menambahkan, nantinya akan dibentuk tim formatur yang terdiri dari lima orang untuk menyusun komposisi kepengurusan DPC secara lengkap. Ia menekankan bahwa seluruh proses harus berjalan demokratis dan mengedepankan kesepakatan forum.

Lebih jauh, ia mengakui bahwa tantangan PPP ke depan tidak ringan, terutama setelah partai tersebut belum berhasil memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) di tingkat nasional. Namun, kondisi tersebut justru menjadi pemicu untuk bangkit dan bergerak lebih agresif.

“Kita tidak boleh pesimis. Ini harus menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, memperkuat konsolidasi, dan merebut kembali kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Menurut Zeiniye, perubahan lanskap politik dari idealisme ke pragmatisme menjadi tantangan tersendiri bagi partai. Oleh karena itu, kader PPP dituntut untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi secara berkelanjutan.

“Kehadiran partai di tengah masyarakat harus nyata, baik melalui advokasi, pendampingan, maupun kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Ke depan, struktur PPP diharapkan tidak hanya berhenti di tingkat ranting, tetapi mampu menjangkau hingga basis tempat pemungutan suara (TPS).

“Struktur berbasis TPS menjadi penting agar kerja-kerja politik lebih terukur dan efektif dalam meraih dukungan masyarakat,” ujarnya.

Melalui Muscab ini, PPP Situbondo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung agenda nasional menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. Soliditas kader dan dukungan ulama diyakini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Dengan semangat transformasi dan konsolidasi, PPP Situbondo menatap Pemilu 2029 dengan optimisme baru: bangkit, bersatu, dan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button