DaerahEkonomiJawa TimurPendidikanRagam

OJK Dorong Literasi Inklusi Keuangan Masyarakat Bondowoso

BeritaNasional.id, Bondowoso Jawa Timur, Otoritas Keuangan Jember (OJK) Jember bekerjasama dengan Pemkab Bondowoso dan anggota Komisi XI DPR RI Zulfikar Arse Sadikin, melaksanakan edukasi dan perluasan akses keuangan bagi masyarakat umum untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk jasa keuangan serta mendorong peningkatan literasi inklusi keuangan Masyarakat Bondowoso, Senin (27/02/2023).

Kepala OJK Jember, Hardi Rofiq Nasution megatakan, hasil survei nasional dan inklusi keuangan tahun 2022, Indeks Literasi Keuangan (ILK) masyarakat Indonesia sebesar 49,68%, lebih rendah dari Indeks Inklusi Keungan (IIK), 85,10%. “Hal ini menunjukkan bahwa literasi masyarakat perlu ditingkatkan dengan berbagai upaya, salah satunya melalui edukasi kepada masyarakat umum ini,” kata Hardi, panggilan akrab Hardi Rofiq Nasution

Penyelenggaraan kegiatan edukasi ini, lanjut Hardi, merupakan momentum tepat untuk meningkatkan ILK dan IIK masyarakat dalam memahami produk sektor jasa keuangan, sehingga dapat memperluas kesempatan masyarakat dalam mendapatkan akses permodalan.

Hardi menambahkan, kegiatan ini dihadir sebanyak 350 masyarakat umum dan pemateri dari OJK, BRI, PT Pegadaian ini diharapkan mampu diserap dan diaplikasikan oleh masyarakat yang menghadiri kegiatan ini. “Materi yang disampaikan, pemahanan tugas dan fungsi OJK, waspada dan investasi pinjaman online ilegal, dan perencanaan keuangan. Penggunaan dan pemanfaatan produk Kredit Usaha Rakyat (KUR), pengenalan tabungan digital, dan investasi tabungan emas,” terang Hardi.

Tak hanya itu yang disampaikan Hardi, namun dia bersyukur karena BRI Cabang Bondowoso mendukung akses keuangan. Dalam kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis pembiayaan KUR pada masyarakat umum yang memulai usaha UMKM. “Melalui kegiatan edukasi ini masyarakat dapat memperkaya wawasan dan pengetahuannya dalam mengembangkan usaha, terutama dari sisi permodalan,” tutur Hardi.

Hal-hal yang dibutuhkan sebagai syarat pengajuan pembiayaan kepada Bank, sambung Hardi, masyarakat harus memiliki izin usaha. “Kami juga memperkenalkan SIMOLEK (Sarana Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan) OJK. SIMOLEK bertugas berkeliling ke pelosok daerah. Diharapkan dengan hadirnya SIMOLEK semakin meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat. Dan mempersempit ruang gerak investor bodong dan Pinjol Illegal,” pungkas Hardi.

Pewarta           :Samsul Arifin

Publisher         :Heru Hartanto

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button