DaerahPemkab WajoRagamSulawesiWajo

Pasca Kebakaran Pasar Tempe, Pemkab Wajo Gelar Rapat Darurat

image_pdf

BeritaNasional.ID, Wajo – Sebagai langkah antisipasi cepat pasca musibah kebakaran pasar Tempe Bupati Wajo memerintahkan kepada jajarannya untuk mengadakan rapat koordinasi dengan Dinas terkait untuk memutuskan kegiatan darurat di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Sabtu 24 Agustus 2019.

Rapat ini dipimpin Amiruddin selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo di mana sebagai pembicara diantaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Bappeda kabupaten Wajo.

Menurut Sekretaris Daerah H. Amiruddin mengatakan kalau kegiatan ini merupakan langkah cepat yang diambil pemerintah daerah atas perintah Bupati Wajo H. Amran Mahmud.

“Hari ini kita bersegera, harus ada laporan tertulis yang diharapkan disampaikan kepada Gubernur sore hari ini, sebagai bentuk permohonan bantuan baik berupa alat pemadam kebakaran yang lebih canggih nantinya,”ucap Sekda Wajo.

Dalam rapat itu ada dua usulan penempatan pasar di Awa kaluku yang kedua tetap di pasar Tempe, menurut Amiruddin ini perlu disepakati dari dua alternatif tempat ini.

Kepala Bappeda Kabupaten Wajo Andi P. Rukka, mengatakan kalau harus fokus dimana penempatan pasar tempe dengan beberapa alternatif yang ada, terkait di dua lokasi ini, pasti ada potensi masalah. Utamanya Awakaluku yang berpotensi banjir, jadi lokasi yang mungkin adalah adalah sekitar pasar tempe dengan mengoptimalkan pinggir jalan, sekeliling pasar dan pelataran parkir paling depan.

“Harapan kami, kita harus lebih cepat untuk menguasai tempat ini, jangan sampai ada yang membuat kaplingan-kaplingan sehingga kita tidak bisa tertibkan kemudian, kita harus terus sterilkan lokasi, Pemerintah harus terlibat sepenuhnya, jangan sampai ada orang yang memanfaatkan kesempatan dalam hal ini,” harap Kepala Bappeda.

Adapun kesimpulan dalam rapat itu dibacakan dan dipaparkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amirudin di antaranya.

Tempat yang menjadi lokasi adalah di pasar Tempe dengan menggunakan sisi jalan sebelah selatan dan sebelah utara juga menggunakan pelataran parkir yang sebelah barat sedangkan untuk sebelah timur masih cadangan.

Kedua segera kepada Dinas Perdagangan melakukan inventarisasi, berapa pedagang ikan, sayur-sayuran , campuran dan seterusnya. Buatkan denah, kira-kira penjual ikan di tempatkan di sebelah mana, penjual campuran di sebelah mana dan seterusnya segera sore ini turun ke lapangan.

Ketiga melakukan pertemuan dengan perwakilan pedagang pasar, beri pemahaman bahwa telah diputuskan oleh pemerintah pada hari ini, apa yang dibicarakan tadi, tidak ada pungutan apapun terkait pembuatan lapak-lapak sementara ini, kecuali nanti adanya retribusi kebersihan dan segalanya dikendalikan oleh Pemerintah Kabupaten dan aparat hukum.

Keempat khusus untuk Dinas Perdagangan untuk membuat draft usulan kepada Bapak Gubernur, semoga bisa dikucurkan biaya tak terduga dan koordinasi dengan BKAD demi kelancaran usulan tersebut.

Kelima Dinas Perdagangan buat usulan pembayaran terkait pembuatan lapak-lapak sementara libatkan perangkat daerah terkait misalnya inspektorat dan sebagainya sehingga dapat terukur, efektif dan efisien.

Keenam kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk membuat usulan permintaan hibah kepada Gubernur, permohonan kendaraan operasional yang lebih canggih.(Humas Pemkab Wajo)

Editor; Asrul Sani

Show More

Related Articles

Back to top button
Close