Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Daerah

Pembunuhan sadis di Dairi – Sumatera Utara, Kapolsek turut jadi korban

image_pdf

Sidikalang – Sumut (bs1)

 

Warga Dairi – Sumatera Utara digemparkan oleh pembunuhan sadis yang terjadi di desa Lae Ambat Kecamatan Silima Pungga-pungga Kabupaten Dairi, yang berjarak sekitar 170 km dari kota Medan, pada hari  Rabu (24/10/2018).

 

Masyarakat dikejutkan dengan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh PN (42) terhadap RS (40) yang mengakibatkan korban (RS) tewas dengan leher putus ditambah luka di sekujur tubuh.

 

Kapolsek Parongil, AKP Sayuti Malik yang tiba dilokasi yang bermaksud mengamankan situasi pun tak luput dari amukan Pelaku PN dengan menusukkan parang ketubuh Kapolsek AKP Sayuti Malik. Akibat perbuatan pelaku AKP Sayuti Malik mengalami luka parah dibagian dada.

 

Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan bahwa  kasus pembunuhan ini berawal dari dendam lama akibat  permasalahan batas tanah pekarangan rumah dan persaingan dagang sekitar tahun 2016.

 

Padahal permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan disaksikan oleh Kepala Desa setempat.

 

Kronologis peristiwa bermula pada pukul 15.30 WIB ketika pelaku mendatangi rumah korban yang sedang bersama dengan saksi, Jesipen Sianturi dan Jesron Lumbanbatu. Saat itu korban bertanya pada tersangka apakah ada gas diwarungnya, dan dijawab “ada” oleh tersangka. Kemudian korban menyuruh anaknya Irwanto Sitorus  untuk membeli gas LPG ke warung tersangka. Akan tetapi pada saat posisi pelaku dan korban berhadap-hadapan, secara spontan tersangka menikam leher korban didepan para saksi. Melihat kejadian tersebut saksi berusaha melerai, namun tersangka balik menyerang para saksi  dan saksi pun berupaya menyelamatkan diri ke kediaman adik korban, Arlen Sitorus, sekaligus memberitahukan kejadian yang baru saja terjadi.

 

Mendengar berita itu, adik korban Arlen Sitorus langsung bergegas kerumah abangnya.
Namun sebelum tiba, justru dikejar oleh tersangka yang saat itu masih memegang pisau panjang.

 

Tersangka baru berhasil dilumpuhkan setelah secara spontan masyarakat ikut membantu meringkus tersangka.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close