Jawa TimurProbolinggo

Penyuluh Agama di Kota Probolinggo Rangkul Anak Jalanan, Ajak Jauhi Narkoba dan Tawuran

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Dua penyuluh agama di Kota Probolinggo memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan pendekatan langsung kepada anak-anak jalanan. Melalui dialog santai yang digelar di salah satu sudut kota, mereka memberikan pembinaan spiritual sekaligus edukasi sosial.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Mohammad Thoyib Maulana dan Badrul Munir. Berbeda dari kegiatan ceramah pada umumnya, keduanya memilih duduk melingkar bersama anak-anak jalanan di atas karpet sederhana, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dialog yang berlangsung hangat itu bertujuan memberikan ruang aman bagi anak-anak jalanan untuk berbagi cerita sekaligus mendapatkan bimbingan keagamaan. Selain itu, para penyuluh juga menyampaikan pesan-pesan moral yang relevan dengan kondisi remaja saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Thoyib Maulana menekankan pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan bahwa zat terlarang tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga masa depan generasi muda.

“Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan menjaga hati. Jangan sampai masa muda rusak karena narkoba yang hanya memberi kesenangan sesaat,” ujarnya.

Sementara itu, Badrul Munir menyoroti maraknya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja. Ia mengajak anak-anak jalanan untuk mengalihkan energi ke kegiatan positif, terutama selama bulan suci Ramadan.

Pendekatan humanis yang dilakukan kedua penyuluh tersebut mendapat respons positif. Anak-anak jalanan tampak antusias mengikuti dialog sambil menikmati hidangan sederhana yang disediakan.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh berharap dapat membantu anak-anak jalanan di Kota Probolinggo menemukan kembali arah hidup yang lebih baik serta menjauh dari pengaruh negatif seperti kriminalitas dan narkotika.

(Yul/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button