tasikmalaya

Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi Kebencanaan dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya

Beritanasional.id – Jawa Barat,- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menjalin silaturahmi sekaligus koordinasi kebencanaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (10/02). Pertemuan berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 19, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman beserta jajaran, serta Kepala Bidang Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi.

Rodiana Rahman menegaskan bahwa Perhutani memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana, mengingat sebagian besar potensi bencana di Tasikmalaya berkaitan dengan kondisi kawasan hutan. “Perhutani KPH Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD, terutama dalam penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan kebencanaan di wilayah hutan dan sekitarnya. Sinergi ini penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya, seperti yang dilansir dari laman resmi perhutani.co.id.

Ia menambahkan, pengelolaan hutan berkelanjutan serta patroli terpadu menjadi langkah preventif untuk menekan risiko bencana seperti tanah longsor, banjir, maupun kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Abdul Azis Riswandi menyambut baik inisiatif Perhutani. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam memperkuat sistem peringatan dini dan efektivitas penanganan kebencanaan. “Kawasan hutan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Sinergi ini akan memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, kedua lembaga sepakat memperkuat komunikasi, koordinasi teknis, serta menyusun rencana tindak lanjut berupa mitigasi terpadu. Perhutani KPH Tasikmalaya menegaskan komitmennya mendukung program kebencanaan daerah melalui kolaborasi multipihak demi terwujudnya pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan.

Laporan: Chandra Foetra S.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button