DaerahPelantikan

Perkuat Persatuan, Paguyuban TTU-Kupang Siap di Deklarasikan

BeritaNasional.ID-Kupang NTT,- Organisasi perkumpulan warga diaspora asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Paguyuban TTU-Kota Kupang akan segera dideklarasikan pada Sabtu 6 Agustus 2022 mendatang.

Ketua Paguyuban TTU-Kota Kupang, Mikhael Feka, SH.,MH, mengungkapkan bahwa saat ini konsolidasi gencar dilakukan oleh badan pengurus dan panitia pelaksanaan deklarasi.

Ia menyebut, organisasi Paguyuban TTU-Kota Kupang sesungguhnya sudah dirintis sejak lama. Namun, baru terwujud pada 22 Januari 2022 lalu ditandai dengan pemilihan ketua paguyuban secara aklamasi. 

“Paguyuban ini sudah lama dirancang, mungkin sejak 30-an tahun lalu. Tapi, tidak pernah terwujud. Dan, kali ini, berkat kerja sama semua pihak dan dukungan dari para sesepuh TTU yang ada di Kota Kupang, akhirnya paguyuban ini terbentuk pada tanggal 22 Januari lalu, yang ditandai dengan pemilihan ketua paguyuban”, kata Mikhael, yang dikonfirmasi media ini, Sabtu 30 Juli 2022 malam.

Menurut Mikhael, kelahiran Paguyuban TTU-Kupang sebagai organisasi persaudaraan dan kebersamaan masyarakat yang menghendaki adanya sebuah wadah pemersatu di Kota Kupang.

Ia meminta warga TTU yang tergabung dalam paguyuban itu untuk saling bahu membahu dan mendukung satu sama lain dalam segala aspek dengan menjunjung tinggi spirit ‘Nekaf Mese Ansaof Mese’ yang sudah diwariskan oleh orang tua.

Dalam kesempatan itu dia juga mengaku paguyuban ini tidak ada kaitan dengan politik praktis. Karena berkaca dari pengalaman biasanya suatu organisasi ataupun paguyuban tidak akan bertahan lama jika dicampur adukan dengan politik praktis.

“Untuk mewujudkan dan mendukung deklarasi organisasi Paguyuban TTU-Kupang, kita sudah beberapa kali mengunjungi kelompok-kelompok arisan asal TTU yang berada di Kupang untuk bersama-sama berhimpun dalam Paguyuban TTU-Kupang”,jelas Ahli Hukum Polda NTT ini.

Sementara Ketua Panitia Pelantikan dan Deklarasi Paguyuban TTU, Omiano Sabu, S.Pd., M.Pd yang turut diwawancarai mengatakan, tujuan dideklarasikannya Paguyuban TTU-Kupang diharapkan dapat mengembangkan dan melestarikan seni budaya Timor Tengah Utara.

“Dengan Mengembangkan dan Melestarikan Budaya TTU, merupakan wujud kearifan lokal dalam menyelamatkan budaya bangsa,” kata Omiano.

Ia menambahkan, selain mengembangkan dan melestarikan seni budaya TTU, Paguyuban ini juga memiliki keinginan untuk menyatukan orang TTU yang berada di ibu Kota Provinsi NTT.

“Paguyuban TTU-Kupang bukan untuk menjadi jagoan tapi untuk merangkulnya semua elemen masyarakat TTU yang mau melestarikan seni budaya dawan TTU”katanya.

Paguyuban TTU ini, kata dia, wadah untuk silaturahmi orang TTU. kita ingin orang TTU di Kupang bersatu. ( Menjaga Lingkungan, bersatu dan membela saudara, menjunjung tinggi dan taat pada aturan yang berlaku”, jelasnya.

Ia menambahkan, “Orang TTU harus bermanfaat, untuk generasi muda kedepan dan bisa bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk membangun TTU” ungkapnya. “Semoga Paguyuban TTU  ini bisa membawa manfaat bagi warga TTU dan mampu menyatukan seluruh warga TTU di Provinsi Nusa Tenggara Timur,”tambah Omiano yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah pada Universitas Persatuan Guru 1945 Kupang. (*)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button