Pesona Sunset Dermaga Panarukan Jadi Latar Festival Batik Maronggi Situbondo

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Proyogo atau yang akrab disapa Mas Rio, meninjau langsung Festival Batik yang digelar di dermaga lama Panarukan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. Sabtu (23/08).
Festival tersebut menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba fashion batik, lomba desain batik, hingga lomba cipta motif batik khas Situbondo.
Dalam kesempatan itu, Mas Rio menekankan pentingnya mengangkat potensi lokal melalui batik, salah satunya motif maronggi atau daun kelor (moringa).
“Kenapa kita perkenalkan maronggi? Karena selama ini dianggap tidak keren, bahkan identik dengan kemiskinan. Padahal di luar negeri, seperti di Perancis, moringa justru menjadi konsumsi yang sangat mahal. Di Situbondo, maronggi tumbuh di mana-mana dan sudah menjadi makanan sehari-hari. Itu yang kita angkat, termasuk dalam motif batik,” ungkap Mas Rio.
Menurutnya, pengembangan batik maronggi juga sudah melibatkan berbagai komunitas, termasuk penyandang disabilitas. Pada festival kali ini, lomba cipta batik menampilkan kreativitas peserta dalam melukis motif maronggi yang dipadukan dengan ciri khas Kabupaten Situbondo.
Terkait peluang usaha, Mas Rio optimistis batik maronggi memiliki nilai jual tinggi sebagai produk identitas lokal.
“Batik maronggi ini punya unique selling point. Tinggal bagaimana kita mempromosikannya dan siapa yang menjadi ambasadornya. Saya yakin peluangnya besar. Bahkan untuk konsumsi masyarakat Situbondo sendiri saya kira tidak akan mencukupi kalau kita dorong dengan kebijakan serius, apalagi kalau dipromosikan keluar daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mas Rio menyebutkan, pemilihan lokasi festival di dermaga Panarukan juga sarat dengan nilai sejarah. Dermaga ini dulunya merupakan pelabuhan internasional pada masa kolonial dan dikenal sebagai titik akhir jalur legendaris Anyer–Panarukan.
“Kita ingin menghidupkan kembali kejayaan Panarukan. Saya sudah mendapat izin dari Gubernur Banten untuk berkoordinasi dengan Bupati Serang terkait rencana Festival Anyer–Panarukan. Nanti kita mulai dengan lomba membatik hingga pertunjukan di sunset Situbondo, yang saya kira salah satu terbaik di Indonesia,” kata Mas Rio.
Peserta lomba fashion dan desain Batik Maronggi berasal dari perwakilan SMA dan SMK se-Kabupaten Situbondo.



