BondowosoDaerahJawa TimurPemerintahan

Pj Bupati Bondowoso Akan Lindungi OPD

BeritaNasioal.ID, BONDOWOSO JATIM – Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, Drs. H. Bambang Soekwanto, MM meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu disampaikan saat bertemu dengan Kajari, Kapolres, Kasdim, dan seluruh anggota Forum Komunikasi Dini Masyarakat (FKDM) di peringgitan belakan Rumah Dinas Bupati. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda, Plt Kepala Bakesbangpol, dan Kepala Dispendukcapil.

“Saya perintahkan seluruh Kepala OPD bekerja sesuai dengan regulasi. Selama bekerja sesuai aturan, jangan takut. Saya akan pasang badan jika ada yang akan mengganggunya,” kata Bambang, sapaannya.

Memang, dalam pembagian BLT DBCHT di sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso ada pihak yang merasa dirugikan. Pihak yang merasa ‘dirugikan’ adalah orang berpengaruh di legislatif dan mengancam akan melakukan evaluasi kepada OPD terkait.

OPD yang bertanggungjawab tersalurnya BLT DBHCT adalah Dinas Sosial P2AKB. Artinya, DPRD melalui Komisi terkait akan melakukan evaluasi terhadap Dinas Sosial P2AKB atas penyaluran BLT DBCHT.

Bambang mengaku sudah memerintahkan pada Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial P2AKB, terus membagikan BLT DBCHT walaupun dianacam akan di evaluasi. Yang penting sesuai peraturan.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak, Keluarga Berencana (Dinsos, P3AKB) Bondowoso mencatat, ada 25.740 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Mereka semua berasal dari seluruh wilayah kecamatan Bondowoso. Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir mengatakan, masih ada ribuan BLT DBHCHT yang belum tersalurkan. Karena, dari total kuota 29 ribu yang tersalurkan baru 25 ribuan sekian.

“Dari jatah 29 ribu itu yang tersalurkan 25 ribu sekian,” ujarnya. Maka sisa anggaran yang belum tersalurkan itu akan menjadi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). “Itu nanti jadi Silpa. Sekarang sudah memasuki penghujung Desember 2023, kan sudah tidak mungkin.

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button