DaerahHukum & KriminalRagam

Proyek Atap Paviliun RSUD Muara Enim, Diduga Meninggalkan Banyak Masalah

BeritaNasional.ID, Muara Enim-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2019 yang dialokasikan ke Pengguna Anggaran (PA) RSUD DR.H.M Rabain Kabupaten Muara Enim Sebanyak 2 Milyar dengan Proyek Pembangunan Atap Paviliun Rumah Sakit diduga menimbulkan banyak masalah.

Diketahui pengerjaaan proyek itu dikerjakan oleh CV. Alifiandra Mitra Sejahtera milik yang beralamat di Desa Sumber Asri Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim.

H. Ardiansyah melalui via telepon Selasa (9/6/2020), mengatakan bahwa proyek tersebut sebenarnya milik orang Bupati yang berhasil dirampok dengan cara menantang dilawan hingga perang.

“Setelah proyek tersebut selesai di kerjakan ternyata diduga banyak menimbulkan masalah salah satu diantaranya diduga meninggalkan hutan berjumlah sebesar sekitar 11 jutaan lebih untuk pembayaran penggunaan api listrik selama pengerjaannya dan di Mark-Up,”ungkap SH dan FL.

Salah satu masyarakat juga memberikan tanggapan, berinisial BAH pemerhati bangunan pemerintah untuk mendorong upaya hukum segera diusut sampai tuntas dugaan Mark-Up proyek pengerjaan pembuatan atap rumah sakit umum tersebut.

“Walaupun orang tersebut, mengaku orang hebat di Kabupaten Muara Enim. Proses hukum harus tetap di tegakkan seadil-adilnya dan seterang-terangnya,”ujar BAH.

Namun pada Awak media mengkonfirmasi ke Ketua Nusantara Corrupption Watch (NCW) SUMBAGSEL dan Ketua DPD Kabupaten Lahat National Corruption Watch (NCW), DA menapik tuduhan itu bahwa semua itu tidak benar.(Fedy)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close