ACEHRagam

Publik Pertanyakan Aksi Pemkab Aceh Besar Dalam Penaganan Covid-19

image_pdf

Beritanasional.Id, Kota Jantho– Kekhawatiran masyarakat di Kabupaten Aceh Besar atas ancaman serangan virus mematikan, Covid-19 terus meningkat. Selain keresahan ancaman serangan penyakit tersebut masyarakat juga menaruh kekhawatiran akan sejumlah hal lain yang diperkirakan akan timbul sebagai efek dari situasi tersebut.

Sementara, aksi berarti dari pemerintah Kabupaten Aceh Besar dinilai masih belum maksimal, buktinya masih banyak masyarakat yang mempertanyakan kepada pemerintah terkait kesiapan anggaran yang akan dikucurkan untuk penanganan kondisi tersebut.

Hal tersebut bukan tidak beralasan, justeru karena di sejumlah daerah lain di Aceh telah menyiapkan sejumlah anggaran yang diperuntukkan sebagai biaya penaganan percepatan pencegahan ancaman Covid- 19, namun Pemkab Aceh Besar belum pernah mempublis akan ketersediaan anggaran dimaksud.

Dibalik, masih buramnya informasi terkait jumlah anggaran yang akan digelontorkan Oleh Pemkab Aceh Besar untuk biaya penangan Virus tersebut, sejumlah pihak relawan juga sempat mengeluh akibat ketidak tersediaan sejumlah bahan baku yang dibutuhkan untuk melakukan sejumlah tindakan awal dari pada upaya pencegahan tersebut.

“Hingga saat ini baru 10 liter cairan pembasmi kuman yang kami terima, bahkan kami kerab meracik sendiri untuk kebutuhan tersebut, meski dengan dana patungan,” ungkap salah seorang relawan salah satu lembaga di Aceh Besar, kepada media ini, Jumat pagi di Indrapuri.

Sejumlah suara sumbang lainnya, juga dilontarkan masyarakat melalui berbagai akun media sosial, bahkan sempat menuding Bupati Aceh Besar, H. Ir. Mawardi Ali yang tidak dapat dikontak dan dihubungi dengan bahasa “Lockdown”

“Hoe man bupati Aceh Besar? Hantom lon deungo lee, peu ka geu karantina droe chit han jeut mat hp & han jeut mat sapeu😌 ( Kemana Bupati Aceh Besar? Tidak pernah lagi saya dengar, apa sudah mengakarantikan diri juga nggak boleh pegang hp dan apa saja-read),” demikian tulis Taqin baiq melalui WA Group Suara Rakyat Aceh Besar.

Apa yang dipertanyakan oleh sejumlah masyarakat Aceh Besar saat ini tidak salahnya, Media ini yang menelusuri terkait dengan jumlah anggaran yang akan disiapkan pemkab Aceh Besar untuk penaganan ancaman Covid-19 itu, yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. H Iskandar, M.Si, Kamis kemarin juga tidak menjawab hal tersebut saat dilontarkan pertanyaan oleh wartawan terkait jumlah anggaran tersebut.

Sementara, informasi pengalokasian anggaran yang diperoleh secara detil oleh media ini hanya dari Instansi Kesehatan atau Dinas Kesehatan Aceh Besar, yang telah menyiapkan anggaran dari berbagai sumber yang ada di Instansi tersebut senilai Rp 2,4 Milyar.

“Khsusus dari Dinas Kesehatan Aceh Besar kita sudah mengalokasikan anggaran sebesar dua koma empat milyar, yang kita ambil dari sumber dana persiapan sejumlah kegiatan rutinitas yang direncanakan sebelumnya,” kata Plt Kadis Kesehatan Lukman.

Secara terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Aceh Besar, Muhajir yang dihubungi media ini Jumat pagi, memgaku dirinya tidak ada kapasitas untuk memberikan keterangan terkait berbagai hal yang menyangkut dengan tindakan pemerintah Aceh Besar dalam penganan upaya pencegahan ancaman Covid-19 itu, sebab yang berwenang dengan hal itu adalah Sekdakab Aceh Besar, Iskandar.

Namun, Muhajir memastikan bahwa Pemkab Aceh Besar telah sedang dan akan terus fokus untuk menangani masalah ancaman Covid- 19 itu dan sejak diinteruksi Bupati Aceh Besar pada pekan lalu, seluruh pejabat tetap fokus di daerah dan juga melakukan sejumlah tindakan tindakan yang diperlukan untuk penaganan ancaman Covid-19 yang telah dan sedang mengancam Aceh Besar, Aceh dan Dunia.

“Secara detil dapat ditanyakan kepada pak sekda, namun semua pejabat Aceh Besar sedang terus fokus melakukan berbagai tindakan untuk upaya penangan dan pencegahan ancaman Covid-19 ini,” demikian jawab Muhajir. (Alan)

Author: Dahlan Alan

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close