Nusa Tenggara Timur

Sasar Empat Sekolah, Mahasiswa Pendidikan Dokter Undana Sukseskan Program BIAS

 

BeritaNasional.ID, KUPANG – Program KKN Tematik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran, Kesehatan, dan Humaniora (FKKH) Universitas Nusa Cendana (UNDANA) terus menunjukkan kiprah nyata dalam pengabdian masyarakat.

Sejak dimulai pada 22 Oktober 2025, kegiatan yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Penfui ini semakin gencar menyasar sekolah dasar dan Posyandu untuk meningkatkan literasi kesehatan, khususnya edukasi imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Mengusung semangat promotif dan preventif, mahasiswa KKN menjalankan rangkaian kegiatan yang menjangkau tiga kelurahan—Maulafa, Naimata, dan Penfui.

Tidak hanya berfokus pada satu program, kegiatan mereka meliputi edukasi imunisasi, pelaksanaan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah), penyuluhan gizi, hingga pendampingan pelayanan Posyandu.

Salah satu kegiatan utama adalah keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan BIAS di beberapa sekolah dasar, antara lain SDN Oehendak, SDK Cannosa Kupang, SDI Maulafa, dan MI Darul Hijrah Madani.

Mahasiswa membantu tenaga kesehatan mendampingi imunisasi Td/DT serta memberikan edukasi interaktif kepada murid terkait pentingnya imunisasi dalam mencegah penyakit berbahaya seperti tetanus dan difteri.

Dengan memanfaatkan media visual dan sesi tanya jawab, suasana edukasi menjadi lebih menarik dan mudah dicerna oleh siswa.

Di luar lingkungan sekolah, mahasiswa juga aktif menggelar penyuluhan di berbagai Posyandu.

Materi edukasi mencakup pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), jadwal imunisasi sesuai usia, serta penjelasan mengenai penyakit yang dapat dicegah seperti campak, polio, hepatitis B, dan pertusis.

Edukasi terkait vaksin HPV turut diberikan sebagai upaya pencegahan kanker serviks pada remaja putri.

Untuk mempermudah pemahaman orang tua, mahasiswa juga membagikan leaflet yang bisa dibawa pulang dan dipelajari kembali bersama keluarga.

Tidak hanya fokus pada penyuluhan, mahasiswa KKN turut memperkuat pelayanan Posyandu dengan mendampingi kader dalam proses penimbangan, pengukuran tinggi dan berat badan balita, pemantauan tumbuh kembang, serta pencatatan pada buku KIA.

Kehadiran mereka membuat proses pelayanan berjalan lebih cepat, teratur, dan menghadirkan interaksi yang lebih nyaman antara kader, orang tua, dan balita.

Ketua KKN Tematik, Deniel Juanda, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti BIAS dan edukasi imunisasi terbukti memberi dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan penyakit.

Deniel berharap seluruh rangkaian kegiatan yang masih berlangsung hingga akhir November 2025 dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kebiasaan sehat sejak usia dini.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN Tematik UNDANA dan Puskesmas Penfui pun dinilai berjalan efektif.

Dengan cakupan kegiatan yang menjangkau sekolah dasar hingga Posyandu di tiga kelurahan, program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan kesehatan dasar serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi, gizi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Adapun sejumlah mahasiswa Pendidikan Dokter yang bergabung dalam tim KKN di Puskesmas Penfui serta terbagi dalam setiap rangkaian kegiatan yang ada diantaranya; Deniel Juanda Pah, Antonia Fransiska Leki Seran, Giovanna Tiara Revantini Geru, Nyoman Agung Ardi Wiranata, Ariel Carfine Syaloomita Sumampouw, William Kevin Nathanael Situmorang, Patrick David Altissimo Balbesi, Salomo Piter Macaryos Kana Hau, Efraim Hamonangan Butar-Butar, Veronika Florida Fiani, Silvia Gloria Nurak Banunaek, Rainerius Alberto Fallo, Nevida Wiehelmina Fanggidae, dan Dimas Cahyo Kusumo.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button