Sejumlah Tokoh Aktivis Kaji Perjalanan Pemerintahan Ra Hamid dan Ra As’ad

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pada ahir tahun 2025 ini sejumlah aktvis membentuk aliansi bernama Aliansi NGO Bondowoso (ANB). Mereka bersepakat melakukan kajian Refkleksi Pemerintahan Bupati Ra Hamid dan Wabup Ra As’ad.
Azura Kunang, Koordinator ANB mengatakan, ada tiga item yang didiskusikan oleh lintas Non Governmen Organization (NGO), yaitu kebijakan pemerintah, penegakan hukum, dan pertumbuhan ekonomi, social, dan masyarakat.
“Masing-masing item diperdalam oleh anggota ANB. Bidang penegakan hukum dipercayakan pada Sumitro Hadi sebagai Ketua Team dari LSM FPM, dengan anggota Bambang Sulistiono dari Ormas DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bondowoso, dan Imam dari LSM Cakrawala,” jelasnya.
Kebijakan Pemerintah, lanjutnya, akan diperdalam oleh Muntasir sebagai Ketua Team dan di bantu oleh Abdurrahman dan M. Subhan. Ketiga aktivis ini merupakan kader Pemuda Muhammadiyah (PM).
Tim 3 membahas Pertumbuhan Ekonomi , Sosial Masyarakat. Sebagai penaggung jawab Ismail dari Ormas BPI, Ketua Team, di bantu oleh Bambang Hermanto dari BPI dan Zainuddin dari JPKN. Perumus hasil pendalaman Tim 1, 2, dan 3, adalah Azura Koenang, Syamsul Arifin, Fathorrozi, dan Edi S.
Tim Pengakaji diberi waktu hingga 7 Janusri 2026. Hasil kajian tersebut akan dirumuskan sebagai laporan kepada Bupati KH. Abd. Hamid Wahid dan Wabup Ra As’ad Syafi’I Yahya. Setelah mendapatkan laporan dari ANB, diharapkan orang nomor 1 dan 2 di Bondowoso ini bersedia berdiskusi dangan Tim.
“Kami sebagai NGO sudah seharusnya melakukan kajian terhadap program yang tertuang dalam visi dan misi serta kebijakan Bupati dan Wakil Bupati. Goalnya ada di Bupati, kalau direspon alhamdulillah kalau tidak, kami akan terus melakukan kritik yang membangun,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



