Nasional

Selain Sofyan Jacob, IPW Desak Polri Segera Tahan 7 Jendral Pol (Purn) Lainnya

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Setelah menahan Mayjen Purn. Soenarko dan Kivlan Zein dengan tuduhan makar, Polri juga harus segera menahan Komjen Purn (Pol) Sofyan Jacob. Sehingga Polri tidak dituduh tebang pilih dalam menuntaskan dugaan kasus makar.

Indonesia Police Watch (IPW), memberikan apresiasi pada Polri yang sudah menjadikan Komjen (pol) Purn. Sofyan Jacob sebagai tersangka dalam dugaan kasus makar.

“Penetapan Sofyan sebagai tersangka menunjukkan bahwa Polri sangat serius untuk menuntaskan kasus makar. Untuk itu kita minta Polri segera menahan Sofyan agar mantan Kapolda Metro Jaya itu tidak mempersulit proses penyidikan dan tidak menghilangkan barang bukti. Mengingat Sofyan adalah polisi senior yang sangat paham liku liku proses penyidikan,” desak Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, sebagaimana siaran pers yang dikirim ke media ini, Rabu (12/6/19).

Selain Sofyan, IPW juga mendesak segera memeriksa tujuh jenderal purnawirawan Polri lainnya yang ikut rapat dengan Sofyan Jacub. Mereka adalah Irjen A, Irjen HP, Brigjen SH, Brigjen DS, Brigjen Z, Brigjen ES, dan Brigjen Har.

“Semuanya purnawirawan Polri. Jika ketujuh jenderal senior itu ikut terlibat dalam upaya makar, mereka juga harus dijadikan tersangka dan segera ditahan,” sergah Neta.

Dalam menuntaskan kasus makar, lanjut Neta, Polri harus lebih dulu membersihkan internalnya agar upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan kepolisian tidak digerogoti atau direcoki dari dalam. Terutama dari para purnawirawan yang masih punya akses ke internal penyidik Polri.

“Artinya, setelah menjadikan Sofyan Jacob sebagai tersangka, Polri perlu memeriksa tujuh jenderal purnawirawan lainnya yang “ikut” bersama Sofyan. Setelah itu Polri perlu menelusuri apakah ada jenderal aktif atau perwira aktif di tubuh Polri yang ikut mendukung gerakan yang dilakukan Sofyan Jacub,” tegas Neta.

Menurut pegiat dan pemantau kinerja kepolisian ini, jika benar ada, pembersihan harus segera dilakukan agar keterlibatan mereka tidak menjadi duri dalam daging bagi Polri dalam melakukan upaya penegakan hukum terhadap para tersangka makar maupun kerusuhan 22 Mei. (red)

Caption : Neta S Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close