DaerahHeadlineHukum & KriminalNasionalRagamSitubondo

Sosialisasi BUMN di Situbondo, Nasim Khan – Bank BRI Edukasi Warga Cegah Penipuan Digital

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Situbondo menggelar sosialisasi kemitraan BUMN terkait pencegahan kejahatan digital, seperti phishing, scam, dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA 2 Situbondo, diikuti sekitar 90 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Sahmasy. Jumat (7/8/2026).

Perwakilan BRI Situbondo, Kristianto selaku Manager Bisnis Mikro, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga perbankan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak mudah tergiur tawaran mencurigakan di ruang digital,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, BRI memberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan digital yang kerap terjadi, sekaligus langkah-langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban.

Selain edukasi keamanan digital, BRI juga memperkenalkan berbagai layanan perbankan guna mendukung pengembangan UMKM di Situbondo. Melalui program ini, BRI mendorong pelaku UMKM untuk “naik kelas” dengan memanfaatkan akses pembiayaan serta layanan digital yang aman dan mudah diakses.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan legislatif, di antaranya anggota komisi 11 DPRD Zulfikar Purnama Rahman, anggota Komisi I DPRD Yazid Hasim, serta anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso), Nasim Khan.

Dalam sambutannya, Nasim Khan mengajak masyarakat untuk terus mendorong kemajuan Situbondo sebagai wilayah strategis di jalur Pantura, terutama melalui penguatan sektor UMKM.

“Pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari kemandirian masyarakat. UMKM harus berani berkembang dan tidak gengsi untuk memulai usaha, termasuk berjualan di berbagai tempat yang potensial,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya integritas dalam pembangunan, serta mengingatkan bahwa praktik korupsi oleh oknum pejabat dapat merusak tatanan bangsa dan menghambat kemajuan daerah.

Nasim Khan turut membagikan pengalamannya dalam proses menjadi anggota DPR RI tanpa mengandalkan modal besar, melainkan melalui dukungan masyarakat dan tokoh agama, termasuk dari Pondok Pesantren Sukorejo dan Pondok Pesantren Walisongo di wilayah Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

“Alhamdulilah berkat dukungan dari para Masyayikh, saya di terima dan di beri mandat oleh Masayarakat, sebagai Wakil Rakyat di pusat,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin cerdas dan waspada dalam bertransaksi di era digital, sekaligus mampu memanfaatkan layanan perbankan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button