Nusa Tenggara Timur

Setelah Bertahun-tahun Tertunda, SMPN Naku Akhirnya Segera Terwujud

 

BeritaNasional.ID, KEFAMENANU — Harapan panjang masyarakat Desa Naku untuk memiliki sekolah menengah pertama negeri akhirnya mulai menemukan titik terang.

Rencana pendirian SMP Negeri Naku yang telah digagas beberapa tahun lalu kini semakin dekat menjadi kenyataan setelah masyarakat bersama ahli waris pemilik tanah resmi melakukan pengukuran dan penghibahan lahan untuk pembangunan sekolah.

Pengukuran lahan dilakukan di Kukinu, Desa Naku, pada Selasa (2/12/2025), disaksikan langsung oleh Camat Biboki Feotleu, Ireneus Abi, pihak keluarga pemilik tanah, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan desa.

Tanah yang dihibahkan memiliki ukuran 41 meter lebar dan 133 meter panjang, sebelumnya merupakan milik almarhum Ignasius Moruk, dan kini diserahkan sepenuhnya oleh ahli waris yakni Benediktus Mamulak, Alfons Resa Manehat, dan keluarga besar lainnya.

Camat Biboki Feotleu, Ireneus Abi, menyampaikan bahwa rencana pendirian SMPN Naku sebenarnya telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir, namun selalu tertunda karena belum tersedianya lahan.

“Ini refleksi dari kebutuhan mendesak masyarakat. Akses menuju sekolah SMP terdekat mencapai 10 hingga 11 kilometer dengan kondisi jalan yang rusak berat. Masih ada siswa yang putus sekolah dan terdapat tiga SD pendukung di wilayah ini, sehingga SMPN sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Tiga sekolah dasar yang menjadi feeder SMPN Naku adalah SDN Halibiseka, SDK Kukinu, dan SDK Kumone.

Iren Abi memberikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar almarhum Ignasius Moruk dan seluruh masyarakat Desa Naku yang menyerahkan tanah secara tulus demi kemajuan pendidikan.

“Ini bentuk kepedulian luar biasa. Masyarakat memberikan tanah demi pengembangan SDM dan masa depan daerah,” kata mantan Lurah Maubeli itu.

Mewakili keluarga ahli waris, Alfonsus Sera menegaskan bahwa hibah tanah ini diberikan sepenuh hati untuk pendidikan generasi Naku.

“Kami keluarga sepakat menyerahkan tanah ini untuk SDK Kukinu dan SMPN Naku. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan dan pengembangan sekolah,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat yang diwakili Ande Taek, yang menyambut baik langkah besar tersebut.

“Dengan adanya SMPN Naku, akan ada kehidupan baru bagi desa kami. Ini langkah luar biasa,” katanya.

Kepala Desa Naku, Yulius Mauk, memastikan pemerintah desa akan mendukung penuh percepatan pendirian SMPN Naku.

“Kami berkomitmen membantu dan memfasilitasi semua proses. Targetnya, pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, aktivitas pendidikan di SMPN Naku sudah dapat dimulai,” tegasnya.

Proses pengukuran lahan turut dihadiri oleh: Kepala Desa Naku dan perangkat desa, Kepala Sekolah SDK Kukinu, Babinkamtibmas Naku, Tokoh adat dan tokoh masyarakat, Keluarga besar pemilik lahan.

Langkah monumental ini membuka harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Desa Naku dan wilayah Kecamatan Biboki Feotleu secara keseluruhan.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button