Daerah

Si Miskin Tidak Dapat Bantuan Malah Si Kaya Dapat

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Nasib Hani (58) dan Tes (60), Warga Desa Kladi Dusun Kates Rt16 Kecamatan Cermee tidak sebaik nasib Masyarakat miskin (Maskin) janda Lansia lainnya. Pada saat tetangga yang senasib gembira karena mendapat bantuan beras, keduanya malah mengelua dada.

Yang lebih mengejutkan, justeru warga yang sudah bercukupan dari sisi ekonomi, bahkan punya kendaraan roda empat dan sejumlah ekor sapi, mendapat bantuan beras dari pemerintah, sementara Hani dan Tes terlewati.

Ketika Tim Investigasi LKBH Merah Putih mengunjungi rumah keduanya, yang lebih layak disebut sebagai kandang sapi, mengaku tidak pernah mendapat bantuan beras walaupun suda ada petugas yang pernah mendatanya.

“Kami berdua bukan hanya tidak mendapatkan bantuan beras, tapi juga dibully. Tetangga yang menerima bantuan mengatakan, katanya sudah ada LSM dan wartawan yang membantu, mana buktinya,” kata keduanya dengan penuh kekecewaan.

Menurut Ahroji, Ketua LKBH MP, sebetulnya yang mempunyai kewajiban membantu warganya yang kelaparan akibat tidak punya beras yang mau dumasak, itu tanggung jawab Pemerintah Desa Kladi.

“Karena mulai dari Pj Kepal Desa, Sekretaris, hingga seluruh perangkat desa mendapat honor dari Pemerintah. Tujuannya agar para pejabat desa ini membantu warganya yang membutuhkan bantuan,” kesalnya.

Pemerintah Desa Kladi Kecamatan Cermee, lanjutnya, pada faktanya kurag peduli pada Maskin. Padahal Maskin punya hak mendapat bantuan, tapi tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

Hal ini patut diduga bahwa Pemerintah Desa sebagai garda terdepan untuk mengajukan data, tapi lebih kepada memilah dan memilih sesuai dengan kepentingan. Itu terlihat dari intervensi yang dilakukan oleh salah satu Kasun yang menjadi operator di Desa Kladi.

Sangat disayangkan jika Sekda, Kadis dan Camat tidak bisa membina desa.  Bantuan untuk Maskin menjadi tidak berguna karena tidak tepat sasaran dan diduga hanya keluarga operator dan perangkat desa saja yang bisa mendapatkan bantuan. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button