Sidang Paripurna RPJMD dan Rancnagan Perda Perubahan TA 2025, Basri Ibrahim Apresiasi Kinerja Pemkab Majene

BeritaNasional.ID.MAJENE SULBAR–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyerahan Dokumen Rancangan Akhir RPJMD dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.
Sidang Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Majene M. idwar. didampingi Junaii ketua I dan Abd wahab ketua II DPRD Majene serta dijadiri 23 anggota DPRD Kab Majene
Sedang Pemerintahan Kab Majene menghadirkan Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Rita Basyaru, yang mewakili Bupati. Turut hadir Sekretaris Daerah Majene Ardiansyah, dan sejumlah Kepala OPD Pemerintahan kab Majene
Kegiatan berlangsung di ruang sidang utama Gedung DPRD Majene, Senin . 4 Agustus,
Legislator PKB Basri Ibrahim yang ditemui media usai pelaksanaan Sidang Paripurna menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Majene dalam menyampaikan dua dokumen penting tersebut.
Menurutnya, Rancangan RPJMD menjadi dokumen strategis yang memuat visi-misi kepala daerah dan menjadi pedoman dalam mewujudkan program pembangunan lima tahunan.
“RPJMD adalah kunci utama arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Dokumen ini memuat janji-janji politik Bupati yang dituangkan dalam visi, misi, dan strategi pelaksanaan pembangunan,” jelas Basri.
Terkait dokumen Rancangan Perubahan APBD 2025, Basri berharap pemerintah daerah telah menyertakan penjelasan yang komprehensif mengenai alasan dilakukannya perubahan, baik karena adanya kebutuhan mendesak dalam belanja maupun ketidaksesuaian antara asumsi pendapatan dan realisasi belanja daerah.
Lebih lanjut, Basri menegaskan pentingnya keterlibatan aktif DPRD dalam proses pembahasan dua dokumen tersebut.
Ia berharap pembahasan nantinya dapat berjalan secara transparan, objektif, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan, benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah,” Jelas Ibrahim. (Uni)



