SMK Al Maliki Sukodono Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Sekolah, Cetak Kompetensi Siswa Sesuai Harapan Industri

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM- Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada peserta didik sesuai permendikdasmen nomor 6 tahun 2026 tentang budaya aman di sekolah, SMK Al Maliki Sukodono Lumajang ciptakan keamanan dan kenyamanan pada siswa dalam menjalankan pembelajaran di sekolah peran penting wali kelas harus hadir setiap hari.
Hal tersebut di katakan, Kepala sekolah Habibullah S.Pd saat di konfirmasi mengatakan hal paling dasar dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di sekolah, peran wali kelas dan dukungan dewan guru sangat di pentingkan serta lingkungan sekolah aman sehingga siswa fokus pada pembelajaran.
“Keamanan itu ada di wali kelas masing masing namun tak lepas pula di dukung oleh guru guru yang lain, yang paling penting peran wali kelas di sini wali kelas harus hadir setiap hari,” jelasnya
“Sekolah kita ini di kelilingi oleh pagar di pastikan peserta didik tidak akan ke mana-mana, dan anak tidak boleh parkir di luar area sekolahan ini yang paling dasar,” lanjut Habibullah.

Kemudian, masih menurut kepala sekolah SMK Al Maliki menerapkan peraturan tata tertib yang mengarah pada tindakan ketersinggungan fisik, ucapan, bullying, sikap tegas dengan langsung memanggil yang bersangkutan bahkan memanggil pihak wali murid jika ada kejadian seperti hal tersebut (red/bullying).
“Kami juga menerapkan peraturan tata tertib bahwa tidak boleh ada singgungan fisik, singgungan ucapan seperti halnya buliying yang membuat temannya marah yang akhirnya memukul itu tidak boleh namun jika terjadi betul maka akan ada tindakan tegas terutama akan panggil dulu dan langsung di tangani oleh wali kelas atau BK dan kita akan memanggil orang tuanya,” tegasnya lebih jauh
Pembatasan pada pemanfaatan handphone di sekolah, peserta didik SMK Al Maliki membuat kesepakatan yang tidak ada intervensi dari pihak manapun baik wali kelas maupun dewan guru sehingga tercipta ruang belajar yang aman dan nyaman untuk fokus pada pembelajaran.
“Anak anak membuat kesepakatan sendiri tanpa ada intervensi dari siapapun, guru hanya mengajak siswa untuk bagaimana ruang kelas menjadi aman dan nyaman buat belajar,” ungkapnya
Kepala sekolah berharap kepada semua wali murid jangan sampai Anak-anak putus sekolah, percayakan pada SMK Al-Maliki kopentensi siswa siap di perjuangkan sesuai harapan industri sehingga lulusan SMK Al-Maliki Lulusan siap kerja.
“Saya berharap kepada orang tua agar tidak ada yang putus sekolah percayalah kepada kami InsyaAlloh kompetensinya akan kami perjuangkan agar menjadi lulusan yang sesuai dengan harapan industri,” pungkasnya
Di ketahui, Ada 5 kompetensi keahlian di SMK Al Maliki di antara:
1. Desain dan Produksi Busana (DPB).
2. Agribisnis Ternak Unggas (ATU).
3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
4. Teknik Sepeda Motor (TSM).
5. Desain Komunikasi Visual (DKV).
(rochim/Bernas)



