Sidrap

Tercatat, 2.692 Perantau Asal Sidrap Pulang Kampung, 182 di Antaranya dari Luar Negri

BeritaNasional. ID, Sidrap – Di tengah Pandemi Covid-19 di Bumi Nene Mallomo Sidrap, tercatat 2.692 Warga Sidrap dari Rantauan Pulang Kampung untuk berkumpul kembali bersama keluarga, dan 182 orang di antaranya dari Luar Negri.

Dari data tersebut, orang rantauan ini tersebar di 105 Desa/Kelurahan di Kab. Sidrap., data ini menjadi acuan pemerintah Kabupaten untuk meniadakan berbagai aktifitas warga, dalam suasana antisifasi dan mencegah pandemi Infeksi Virus Covid-19 dalam rangka memasuki Bulan Suci Ramadan dan ini berdasarkan hasil kesepakatan dari berbagai unsur, diantaran Pimpinan Organisasi Islam, FKUB, Pemkab dan Forkofinda, kesepakatan yakni melarang / menghentikan sementara kegiatan beekumpul di Mesjid dan tempat Ibadah lainnya, di antaranya Shalat Lima Waktu Berjamaah, Shalat Jum’at, Shalat Tarawih dan Kegiatan keagamaan lainnya.

Ini bertujuan demi untuk keselamatan dan keamanan kita dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Bumi Nene Mallomo Sidrap, keputusan ini di sepakati sejaj tanggal 21 April 2020 kemarin, dan berlaku hingga ada keputusan Pemerintah bahwa Covid-19 sudah aman.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf saat di berkunjung ke Posko Induk Gugus Penanganan Covid-19 Sidrap, Kamis, 23 April 2020.

Lanjut Mahmud Yusuf, mengatakan sejatinya kita semua bisa melaksanakan shalat Tarawih bersama di Mesjid, tapi karna banyaknya warga kita yang datang dari luar Propensi Sulsel dan bahkan ada dari luar Negri, ini yang membuat kita kwatir, jangan sampai membawa virus masuk ke daerah kita, meski hal itu sudah mendapat perhatian khusus dari Pemerintah yakni melakukan pendataan, pemantauan dan memeriksaan secara rutin dari Puskesmas yang di dampingi oleh TNI dari Kodim 1420 Sidrap.

Lanjut Mahmud Yusuf yang di dampingi Dandim 1420 Sidrap Letkol J Situmorang bersama pelaksanan Kepala BPBD Sidrap Siara Barang mengatakan ia meminta kepada Kepala Desa/Lurah untuk mendata warganya yang datang, kemudian di laporkan ke Tim Gugus Covid-19 guna untuk mendapat perhatian dan penanganan khusus.

Mahmud Yusuf berharap somoga Covid-19 ini cepat berakhir, dan Sidrap sudah di nyatakan zona hijau, sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasanya, dan mudah-mudahan Virus ini berakhir sebelum Idul Fitri, sehingga kita bisa melaksanakan Ibadah Tarawih di Mesjid di akhir Ramadan dan Lebaran Idul Fitri bersama.

Terpisah Dandim 1420 Sidrap Letkol J. situmorang yang juga Wakil Ketua Gugus Pemanganan Covid-19 Sidrap mengatakan dari data 2.692 orang pendatang itu sudah terdata semua, termasuk asal usul kedatangannya dan pihaknya terus melakukan pemantauan, dan pemeriksaan suhu badan bersama Tim Medis dari Puskesmas.

Selain itu kata J. Situmorang mengatakan dalam waktu dua hari kedapan dari data terakhir 8 (delapan) warga yang terimbas Covid-19 di RS Arifin Nu’man Rappang Sidrap kondisinya sudah membaik, dan Insyah Allah 6 orang di antaranya di nyatakan Negatif, ini kabar baik untuk kita semua, data ini berdasarkan hasil Sweb pertama dan tinggal menunggu hasil Sweb ke kedua, tapi ia yakin berdasarkan keterangan Medis ke enam orang tersebut Negatif. (Risal Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close