Daerah

Tim Penggerak PKK Ponorogo Canangkan Gerakan Ketahanan Dapur

BeritaNasional.ID, Ponorogo – Di masa pandemi yang sudah berjalan beberapa bulan ini tentunya membuat sebagian masyarakat jenuh. Untuk menghilangkan kejenuhan tersebut, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo mengajak semua lapisan masyarakat melalui PKK kecamatan dan desa untuk bercocok tanam atau berkebun di pekarangan rumah masing-masing.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni dalam kegiatan Pencanangan Gerakan Ketahanan Dapur yang berlangsung di halaman gedung PKK, Kamis (9/7).

“Menindaklanjuti program Ketahanan Dapur yang telah dicanangkan oleh Pemkab Ponorogo beberapa waktu yang lalu. Melalui program ini, kami mengajak semua masyarakat terutama ibu-ibu untuk memanfaatkan lahan pekarangannya dengan cara bercocok tanam atau berkebun di rumah masing-masing dengan berbagai macam sayuran dan buah-buahan,” kata Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni.

Pihaknya berharap dengan berkebun ini nantinya bisa memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari dan bisa menghemat pengeluaran. Jika ada hasil sayuran yang melimpah, tentunya ini juga bisa mendatangkan penghasilan tambahan.

“PKK dalam hal ini sebagai mitra Pemkab. Tentunya kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk terima kasih dan mendukung penuh program unggulan bupati,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni yang turut hadir bersama Forkopimda mengapresiasi gerakan ketahanan dapur yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Ponorogo.

Bupati Ipong juga yakin program ini akan berjalan sukses dan masyarakat Ponorogo bisa bertahan di masa pandemi saat ini.

“Ada dua puluh empat ribu lahan pekarangan di Ponorogo. Jika ini maksimal ditanami tanaman bermanfaat, ini akan sangat membantu. Karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Terima kasih Tim Penggerak PKK yang sudah ikut mendukung program Pemkab Ponorogo. Secara tidak langsung ini akan turut membantu masyarakat untuk bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,” tukas Bupati Ipong. (ns)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close