Selamat atas Pelantikan dan Pengucapan Sumpah / Janji Anggota DPRK Aceh Besar, Masa Jabatan 2019-2024
Pemkab Sidrap

UPT SMP Negeri  1 Watang Pulu Sidrap Jadi Titik Gerakan Literasi Indonesia

image_pdf

BeritaNasional. ID Sidrap, — Patut menjadi kebanggaan, Setelah sukses menyelenggarakan workshop Satu Guru Satu Buku pada awal Februari lalu, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sidrap terpilih sebagai salah satu penyelenggara GELIS gerakan literasi Sekolah yang dilaksanakan oleh Pengurus Pusat IGI secara serentak di 100 titik se Indonesia.

Menjadi kebanggaan tersendiri buat Kabupaten Sidrap dan pengurus Ikatan Guru Indonesia karena pengurus pusat menetapkan Sidrap menjadi bagian dari kegiatan Nasional yang spektakuler tersebut.

Untuk konteks Kabupaten Sidrap, titik pelaksanaan GELIS tersebut ditetapkan pada UPT SMP Negeri 1 Watang Pulu dengan menunjuk Ibu Suhaemi sebagai nara sumber dan Dirlan S.Ag., M,Si. sebagai moderator vicon (video conference).

Kegiatan ini terbilang besar dan spektakuler karena Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan membuka kegiatan dan menyapa peserta didik melalui vicon.

Kegiatan yang dihadiri 100 siswa tersebut, turut dihadiri ketua IGI Sidrap Nurdin, S. Pd. M. Pd beserta pengurusnya, selain itu juga tak ketinggalan Kepala UPT SMP Negeri 1 Watang Pulu Drs. H. Haeruddin, M.Si. yang menjamu kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si Rabu 14 Februari 2019 di SMP Neg 1 Watang Pulj Sidrap.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sidrap dalam samnitannya mengatakan, bahwa sebagai tenaga pendidik, kita wajib memotivasi siswa untuk menulis, apakah itu cerpen, puisi ataupun karya tulisan lainnya. Di samping itu, siswa juga harus mempersiapkan diri menghadapi Era Industri ndustri 4.0 (Four point Zero) dengan menguasai teknologi dan menanamkan jiwa enterpreneurship sejak dini.

Lanjut Nurkanaah, Kegiatan literasi seperti ini, tentu menjadi bagian dari upaya untuk menujuh kearah yang lebih baik, karena Literasi itu bisa jadi buku yang hasilnya akan dapat bernilai Ekonomi.

Tulisan bermutu yang dikirim ke Media Massa dan layak muat, tentu akan dapat bayaran, ungkap Nurkanaah.

Dijelaskan Nurkanaah, kegiatan GELIS (Gerakan Literasi Sekolah) ini dapat diterapkan di Sekolah-Sekolah, setelah sukses dengan gerakan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai dan mengantarkan Sidrap di urutan ke-4 sebagai kabupaten literasi di Indonesia, kini kita gerakkan budaya menulis kepada siswa, jadi segala yang diketahui siswa dari aktivitas membaca agar ditulis dalam bentuk karya nyata, dan tugas guru untuk mendorong siswa menulis dan menjadikan tulisan mereka dalam bentuk buku.

IGI (Ikatan Guru Indonesia) akan membantu menfasilitasi itu, karena sudah banyak buku yang lahir dari guru-guru Sidrap yang difasilitasi IGI, jelas Nurkanaah.

(Risal Bakri).

Show More

Related Articles

Back to top button
Close