DaerahJawa TimurSitubondoTMMD

Wasev Pusterad Tinjau TMMD ke-127 di Situbondo, Target Pembukaan Jalan Diperluas Hingga 4 Km

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 tahun 2026 yang digelar Kodim 0823/Situbondo di Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026).

Kunjungan dipimpin Kolonel Inf Andrian Siregar dan didampingi Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno. Rombongan disambut Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah sebelum menerima paparan perkembangan program TMMD di SDN 2 Alas Tengah.

Dalam pemaparannya Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno menjelaskan bahwa sasaran fisik utama TMMD ke-127 adalah pembukaan badan jalan sepanjang 2 kilometer. Namun, berdasarkan evaluasi di lapangan oleh Kolonel Inf Andrian Siregar dan tim Wasev akses tersebut dinilai masih perlu diperpanjang.

“Awalnya 2 kilometer, tetapi melihat kebutuhan warga untuk menjangkau lahan dan kebun, rencananya akan ditambah hingga 3 sampai 4 kilometer. Saat ini yang sudah terbuka sekitar 2 kilometer,” ujar Kolonel Andrian.

Menurut dia, pembukaan akses jalan menjadi prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas hasil pertanian dan perkebunan. Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti pelayanan administrasi kependudukan berupa pembuatan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, serta sosialisasi pranikah dan isbat nikah yang diikuti ratusan warga Desa Alas Tengah.

“Harapannya, TMMD ini tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga meningkatkan pelayanan kesehatan dan pemerataan administrasi kependudukan. Warga desa harus mendapatkan hak pelayanan publik yang sama seperti di perkotaan,” kata Andrian.

Ia menegaskan, program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Karena itu, keberlanjutan program menjadi hal penting agar sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Situbondo.

“Ini bukan kerja TNI sendiri, melainkan bersama pemerintah daerah. Harapannya, apa yang dikerjakan hari ini bisa berkelanjutan dan mendukung cita-cita Situbondo untuk naik kelas,” ujarnya.

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilai membantu mendorong kesejahteraan masyarakat desa, khususnya dalam distribusi hasil pertanian agar harga tetap stabil. Ia berpesan kepada warga agar menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

“Sekarang jalannya baru dibuka, tentu masih perlu penyempurnaan. Kami berharap masyarakat ikut merawatnya. Pemerintah dan TNI hadir tidak hanya di kota, tetapi juga sampai ke pelosok desa,” katanya.

Sementara itu, seorang warga Dusun Plampang, Budiamin, mengaku sangat terbantu dengan pembukaan jalan tersebut. Sebelum ada akses jalan, hasil kebun harus dipikul atau diangkut sepeda motor dengan ongkos sekitar Rp 70.000 per dua karung.

“Dengan dibukanya jalan oleh Pak TNI di musim kemarau kendaraan roda empat sudah bisa masuk mendekati kebun di Alas Klenang. Biaya angkut jadi lebih murah, jadi progran ini sanagat sanagat membantu bagi kami warha dusun Plampang,” ujarnya.

Alas Klenang, yang menjadi sumber mata pencaharian warga, menghasilkan komoditas seperti alpukat, durian, dan pisang yang dipasarkan hingga ke Probolinggo dan Surabaya. Dengan terbukanya akses jalan, warga berharap distribusi hasil panen semakin lancar dan pendapatan meningkat.

Program TMMD ke-127 diharapkan menjadi langkah nyata membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Situbondo.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button