Daerah

12 Akun Medsos Dilaporkan Partai Gerindra Ke Bareskrim Soal Terorisme

BeritaNasional.ID Jakarta – Partai Gerindra melaporkan 12 akun media sosial (Medsos) ke Bareskrim Polri atas tuduhan fitnah dan menyebarkan kebohongan bahwa Gerindra membela terorisme.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menilai tuduhan dari sejumlah akun Medsos itu kepada partainya merupakan sebuah fitnah. Dia membantah bahwa Partai Gerindra membela terorisme.

“Ada fitnah yang beredar, Gerindra partai pembela teroris, saya tersinggung. Masa kami dituduh partai pembela teroris. 12 orang (akun medsos) sudah kita laporkan nanti kita lihat bagaiamana selanjutnya. Sudah menfitnah kami,” kata Hasyim di Jakarta, Jumat (28/5/2018).

Dari 12 akun Medsos itu, 11 diantaranya Facebook, yakni Sudirman Kadir, Yusuf Muhammad, Derek Manangka, Lambe Nyinyir, Katakita, Terashosang, Nyoman Suanda Santra, Amrit Punjabi, Herlina Butar-butar, Hilmi Rajalul, Gohud. Kemudian, satu akun lainnya dari Twitter, yakni @vaio (#jakartaberduka).

“Kami curigai dari lawan politik kami ini adalah fitnah murahan dari lawan politik kami yang kami sudah laporkan,” tambahnya.

Hal senada dikatakan oleh Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Muhammad Syafi’i. Menurut dia, sejumlah pihak yang menuduh Partai Gerindra membela terorisme berpikiran picik.

“Saya kira memang sudah pelanggaran hukum yang wajib diadukan, supaya ini ada seenaknya membuat berita hoax dan lain sebagainya,” ujar Syafi’i dalam kesempatan sama.

Dia pun meminta Kepolisian segera menindaklanjuti laporan dari partainya terhadap belasan akun Medsos tersebut.

“Dan kita dorong Kepolisian harus menindaklanjuti itu, seperti biasa kalau itu merugikan pemerintah cepat dieksekusi,tapi kalau gak merugikan pemrintah dibiarkan begitu saja. Dan kami minta cepat dieksekusi kepolisian,” harapnya. (dki1/bn.id)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close