BondowosoDaerahJawa Timur

Destinasi Wisata PAP Blawan Perlu Dikembangkan

Berita Nasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Destinasi wisata Pemandian Air Panas (PAP) Blawn yang terletak di Desa Kalianyar Kecamatan masuk dalam UNESCO Global Geopark (UGG).

Didalam komplek PAP, terdapat 3 kolam pemandian. Masing-masing mempunyai tingkat kepanasan rata-rata 50 derajat. Sebetulnya di Blawan ada 22 titik sumber air panas yang tingkat kepanasannya sama dengan yang ada dalam komplek PAP.

Menurut Abdul Azis, salah satu petugas PAP mengatakan, destinasi wisata ini belum dikelola secara maksimal oleh Pemkab Bondowoso. Padahal pengunjungnya, jika hari Sabtu mencapai 100 hingga 800 orang dan pada hari Ahad sekitar 100 orang lebih. Paling banyak pengunjung berasal dari Bondowoso, Jember dan Banyuwangi.

“Sedangkan dari kota lain pengunjungnya lebih sedikit. Tiket masuk hanya Rp 10 ribu dengan mandi sepuasnya. PAP dibuka jam 04.30 wib dan ditutup hingga pengunjung pulang semua. Bahkan seandainya ada pengunjung datang tengah malam, kami akan tetap melayani,” kata Beben, sapaan Abdul Aziz.

Ketika dikonfirmasi apakah PAP menyediakan penginapan, Beben mengatakan tidak ada. Diharapkan Disparporabud sebagai pengelola PAP merencanakan pembangunan penginapan. Karena banyak pengunjung yang meminta dan membutuhkan Homestay. Setiap tahun pihaknya ditarget Rp 110 juta untuk menyumbang PAD, berarti tiap bulan harus menyetor ke Disparporabud, rata-rata Rp 9 juta.

Perhatian Disparporabud, lanjutnya, terhadap destinasi wisata PAP dan 5 pegelola di lapangan sudah cukup. Petugas terdaftar sebagai tenaga kontrak, namun belum berstatus P3K. Diharapkan bisa masuk P3K, supaya ada kepastian dan bekerja lebih maksimal. Pengunjung disediakan kuliner. Pada saat CoVid 19 pengunjung membawa makanan sendiri.

Kantin PAP mampu melayani 10, 200, hingga 500 pengunjung, sesuai permintaan. Bisa prasmanan dan menyediakan makanan tradisional produk Blawan. Tiap bulan, pendapatan tiket PAP mencapai Rp 8 sampai Rp 10 juta.

Beben mengatakan untuk sementara dibutuhkan 2 jenis kolam. Hal ini sesuai permintaan pengunjung. Yaitu kolam pemandian air dingin dan pemandian yang bersifat private.

Salah satu pengunjung dari Surabaya, Dr. Achmad Rubaie, SH, MH mengaku tertarik dengan view PAP. Sebab sebelum sampai PAP di pemandangannya sangat indah dengan jalan berkelok-kelok.

“Lebih menarik lagi di lokasi PAP disediakan penginapan, kuliner, dan souvernir. Sehingga pengunjung betah dan berlama-lama dua atau tiga hari, bahkan menginap seminggu di PAP,” kata Caleg DPR RI dari PAN nomor urut 1 ini.

Pihaknya, kata Rubaie, sapaan akrabnya, akan membantu mengembangkan seluruh destinasi wisata di Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, jika terpilih menjadi anggota DPR RI.

Ditambahkan, untuk bisa menjadi anggota DPR RI harus mendapat dukungan 150 ribu warga 3 Kabupaten di Dapil 3. “Untuk mengembangkan destinasi wisata bisa kolaborasi anggaran antara Pemkab, Pemprov Jatim, dan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button