Daerah

Pupuk Kimia Mahal, DPKP Kabupaten Bondowoso Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Petani di Bondowoso kesulitan mendapatkan pupuk non-organik. Kalaupun ada, harganya mahal. Bahkan pupuk non organic bersubsidi harganya diatas yang ditetapkan pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, agar ketahanan pangan tetap terjaga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) mengajak petani menggunakan pupuk organic. Disamping harganya murah, juga bisa meningkatkan hasil pertanian.

Seperti yang dilakukan Penyuluh Lapang Pertanian (PPL) Desa Sukowono Kecamatan Pujer, Kusmiati, SP, MM. Dia bersama Kelompok Tani (Koptan) menginisiasi pembuatan pupuk organic dengan bahan baku yang ada di sekitar petani.

Mimi, sapaannya, mengatakan, luas lahan pertanian di Desa Sukowono Kecamatan Pujer 270 ha. Komuditi yang ditanam petani adalah padi, jagung, dan tembakau. Untuk mengkoordinir petani terbentuk 16 Kelompok Tani (Koptan).

“Saya bertugas sebagai PPL di Desa Sukowono dari bulan Juni 2024 dan baru veraction bulan. Saya sudah bertemu dengan 13 Koptan. Untuk memudahkan komunikasi saya membentuk grup Medsos Gapoktan sebagai sarana diskusi,” kata Mimi usai melakukan sosiaisasi pada petani.

Dari 16 Koptan, lanjutnya, yang paling aktif Koptan Sumber Rezeki 13, ketuanya Mudarris. Sedangkan Ketua Gabungan Poktan, Fawaid. Mimi memberikan sosialisasi tentang organic pada Poktan Sumber Rezeki 13.

Di tempat yang sama, Yeti Silva Damayanti, SP, PPOPT (Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman) DPKP mengatakan, setelah sosialisasi tentang pupuk organic, kami langsung melakukan praktek pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).

“Daripada membeli pupuk kimia mahal, lebih baik membuat pupuk organic. Bahan-bahannya cukup banyak di sekitar petani, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Bahan-bahan tersebut adalah air cucian beras, air kelapa, bakteri pengurai, dan gula merah,” jelasnya.

Proses permentasinya, kata Yeti, sampai 2 minggu. Gula merah dicairkan terlebih dahulu, air cucian beras 10 lt (ZPT), air kelapa 10 lt, total 25 lt. 1 tangki 20 lt air dicampur 1 air minum aqua gelas POC. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button