Oekopa Jadi Model Pertanian TTU, Bupati Falen Dorong Petani Tingkatkan Produksi

BeritaNasional.ID-KEFAMENANU – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, atau yang akrab disapa Bupati Falen, melaksanakan panen simbolis tanaman padi Musim Tanam II (MT 2) hasil program pemanfaatan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian RI Tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung meriah di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, pada Sabtu (4/10/2025). Acara panen simbolis tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Pemerintah Kabupaten TTU, unsur penyuluh pertanian, perangkat desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di TTU itu.
Dalam sambutannya, Bupati Falen memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Oekopa, Maria Hendrina Abuk, bersama perangkat desa dan para kelompok tani atas kerja keras dan pendampingan mereka hingga masa panen tiba.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras pemerintah desa dan para petani di Oekopa. Kita harus jaga dan tingkatkan hasil pertanian ini, karena kita semua diberi kesempatan dan tanggung jawab untuk mengelola pertanian dengan baik,” ujar Bupati Falen.
Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang kini menjadi fokus pemerintah pusat menuju swasembada pangan berkelanjutan.
“Dalam rangka Indonesia menuju swasembada pangan, pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus bergandengan tangan dengan para petani, memanfaatkan lahan yang ada dengan benar, dan memastikan hasilnya terus meningkat setiap tahun,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Falen menyebut Desa Oekopa sebagai contoh nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian.
Menurutnya, Oekopa dapat menjadi model bagi desa-desa lain di TTU untuk mengembangkan potensi pertanian lokal secara berkelanjutan.
“Oekopa bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di TTU. Kita ingin ke depan petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panen, karena produksi meningkat dan pasar terbuka,” tegasnya.
Kepala Desa Oekopa, Maria Hendrina Abuk, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Falen atas kehadiran dan perhatian yang diberikan kepada masyarakatnya.
Menurutnya, kunjungan dan panen simbolis ini memberikan semangat baru bagi lima kelompok tani yang selama ini aktif menggarap lahan di desa tersebut.
“Kami masyarakat Desa Oekopa, khususnya lima kelompok tani, sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati TTU yang telah hadir langsung di lokasi panen. Kehadiran beliau membuat kami semakin bersemangat untuk bekerja dan mengembangkan pertanian,” ujar Maria kepada Bernas.
Meski masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan sumber air, Maria menyebut bahwa persoalan tersebut langsung mendapat perhatian dari Bupati Falen.
“Saat kunjungan kemarin, Bapak Bupati langsung merespons kebutuhan kami terkait air. Ini menjadi harapan baru bagi para petani agar ke depan kami bisa menanam dengan lebih maksimal,” jelasnya.
Panen simbolis di Oekopa menjadi bukti konkret keseriusan Pemerintah Kabupaten TTU dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pondasi utama ekonomi masyarakat.
Selain melalui bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, pemerintah juga berkomitmen untuk memperluas program pendampingan, penyuluhan, dan pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan jalan produksi pertanian.
Bupati Falen menegaskan bahwa pertanian bukan sekadar sektor produksi pangan, tetapi juga sumber kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa.
“Kalau pertanian kita kuat, maka masyarakat kita sejahtera. TTU punya potensi besar, tinggal bagaimana kita kelola dengan baik dan saling mendukung,” tuturnya.
Panen di Oekopa menjadi momentum penting bagi Kabupaten TTU dalam memperkuat posisi sebagai salah satu daerah penghasil padi di wilayah utara Pulau Timor.*
Alberto



