Nusa Tenggara Timur

Menjaga Wajah Undana di Dunia Maya, UPT TIK Perkuat Kapasitas Admin Website

BeritaNasional.ID, KUPANG – Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) Universitas Nusa Cendana (Undana) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola informasi publik berbasis digital.

Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Workshop Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para admin pengelola website unit kerja, yang digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025, di Laboratorium Komputer Gedung ICT Center Undana, Lantai II.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh para admin dari berbagai fakultas, biro, lembaga, dan unit teknis di lingkungan Undana.

Tujuan utamanya adalah memperkuat kemampuan teknis dan koordinatif para pengelola website agar mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan transparan.

Lebih dari itu, workshop ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan persepsi bahwa website bukan sekadar etalase kegiatan, melainkan instrumen strategis dalam mewujudkan akuntabilitas publik dan efektivitas kelembagaan.

Kepala UPT TIK Undana, Prof. Kalvein Rantelobo, menegaskan bahwa pengelolaan website harus menjadi bagian integral dari sistem informasi universitas, karena memiliki peran penting sebagai barometer kinerja dan efektivitas lembaga.

“Website akan menjadi tolok ukur efektivitas dan kinerja. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memastikan setiap unit kerja memahami peran strategisnya dalam membangun sistem informasi yang terbuka, dinamis, dan akuntabel,” ujarnya.

Prof. Kalvein menambahkan bahwa selama ini pengelolaan website masih menghadapi berbagai kendala, baik teknis maupun koordinatif.

Melalui workshop ini, ia berharap, para admin tidak hanya memahami aspek teknis pengelolaan konten, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya keterbukaan informasi publik.

“Kami ingin teman-teman admin menjadi tulang punggung di tiap unit. Mereka harus mampu menjaga agar konten website selalu diperbarui dan relevan, serta mencerminkan mutu dan semangat kolaborasi di Undana,” tutur Prof. Kalvein.

Workshop ini menghadirkan sejumlah materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis dan profesionalisme para admin.

Materi mengenai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) disampaikan oleh Sub Koordinator Humas Undana, Ollien Manggol, yang menekankan pentingnya website sebagai kanal utama dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Ollien mengingatkan bahwa website bukan hanya wadah publikasi kegiatan, melainkan juga tanggung jawab hukum institusi terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Selain itu, tim teknis dari PT Telkom memberikan pelatihan khusus terkait Troubleshooting Website Management System (WMS), yang membantu peserta memahami cara mengatasi kendala teknis yang sering muncul di lapangan.

Sementara itu, Yosua A. Sir, memperkenalkan sistem e-Ticketing sebagai solusi inovatif untuk pelaporan dan penanganan masalah jaringan secara cepat dan terintegrasi.

Sistem ini, kata Yosua, memungkinkan setiap laporan teknis terdokumentasi secara digital sehingga proses penyelesaiannya dapat dipantau dengan transparan.

Yosua juga memaparkan hasil evaluasi kinerja website seluruh unit kerja di lingkungan Undana dan memberikan arahan untuk perbaikan berkelanjutan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, UPT TIK Undana berupaya membangun budaya kerja digital yang kolaboratif, di mana setiap admin menjadi bagian dari ekosistem informasi yang sehat dan profesional.

Prof. Kalvein menegaskan bahwa keberadaan website bukan hanya cermin dari kualitas komunikasi publik, tetapi juga representasi langsung dari tata kelola dan reputasi universitas.

“Kami ingin membentuk budaya kerja digital yang solid dan berkelanjutan. Website adalah wajah Undana di dunia maya, dan kualitasnya mencerminkan komitmen kita terhadap transparansi dan pelayanan publik,” tegasnya.*

Alberto

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button