Nusa Tenggara Timur

Camat Maulafa Sambut Hangat Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Harapkan Program Berdampak Nyata

 

BeritaNasional.ID – Sebanyak 93 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Maulafa dalam kegiatan serah terima mahasiswa KKN yang berlangsung di Kantor Kecamatan Maulafa.

Penyerahan ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di sejumlah kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Maulafa.

Prosesi penyerahan dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Maryon D. Pattinaja dan Philby Tafuakan, kepada Camat Maulafa, Immanuel Elieser Uly, yang didampingi oleh para lurah dan unsur pemerintah kelurahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Silvester Hello (Lurah Kolhua), Nehemia E. Sunbanu (Lurah Oepura), Yanto E. Sapay, (Lurah Maulafa), Ronitan Daddu Ngedi, S.M. (Plt. Lurah Fatukoa), Fransisco S. Dugis, (Lurah Penfui), serta Fiktor S. Ibu, (Plt. Lurah Naimata).

Kehadiran para pimpinan wilayah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam mendukung pelaksanaan program KKN sebagai bagian dari pembangunan masyarakat.

DPL, Maryon D. Pattinaja menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Maulafa beserta seluruh pemerintah kelurahan yang telah menerima mahasiswa KKN dengan penuh keterbukaan, antusiasme, dan semangat kemitraan.

Menurutnya, sikap positif yang ditunjukkan pemerintah daerah merupakan bukti nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari Pemerintah Kecamatan Maulafa dan seluruh pemerintah kelurahan. Dukungan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan generasi muda. IAKN Kupang berharap kemitraan ini terus terjalin dan semakin kuat demi kemajuan masyarakat serta pembangunan daerah,” ungkapnya.

DPL juga memberikan pesan khusus kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan masa KKN sebagai kesempatan belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan mahasiswa untuk selalu mengedepankan kerendahan hati dalam melayani masyarakat, bekerja secara sungguh-sungguh, serta menjaga nama baik almamater di mana pun ditempatkan.

“Rendahkan hati, tinggikan kerja dan pelayanan. Jadilah pemecah masalah, bukan pembawa masalah. Jaga nama baik IAKN Kupang serta nama baik kecamatan dan kelurahan melalui sikap, perilaku, dan etika yang baik sehingga kehadiran kalian benar-benar meninggalkan jejak kebaikan di tengah masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Camat Maulafa, Immanuel Elieser Uly, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN IAKN Kupang. Ia mengaku bangga karena Kecamatan Maulafa kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan KKN.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa IAKN Kupang. Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta melaksanakan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga di setiap kelurahan tempat mereka mengabdi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Maulafa menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan IAKN Kupang terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Ia juga menyampaikan harapan agar IAKN Kupang terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan dampak luas bagi pembangunan Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata ini, sebanyak 93 mahasiswa IAKN Kupang akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Maulafa.

Berbekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan semangat melayani, para mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan berbagai inovasi serta solusi yang berdampak positif bagi pembangunan di tingkat kelurahan.

Pelaksanaan KKN ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang diharapkan mampu mempererat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button