Sidrap

Aktifitas Warga Tak Terkendali, Kini 3 Orang Warga Kulo Terpapar Covid-19 Sidrap

BeritaNasional.ID, Sidrap — Kabupaten Sidrap Sempat Zero Kasus Aktif Covid-19, kemarin, tepat hari Selasa, 22 Juni 2021, sedikitnya 3 orang Warga Kulo Terpapar Covid-19 Sidrap.

 

Berdasarkan hasil Pemeriksaan Uji Swab di RS. Arifin Nu’mang ketiga Warga Kulo tersebut dinyatakan positif Covid-19 Sidrap.

 

Hal ini di benarkan Jubir Satgas Covid-19 Sidrap Dr. Ishak Kenre saat di konfirmasi Melalui ponselnya, Rabu, 23 Juni 2021 pukul 21.00 WITA.

 

Lanjut Ishak Kenre mengatakan ketiga warga tersebut kini menjalani perawatan dan pengawasan khusus di Rumah dan atau sedang menjalani Isolasi Mandiri, ungkap Ishak Kenre.

 

Di jelaskan Ishak Kenre bahwa Kab Sidrap sebelumnya pernah Zero kasus Aktif covid-19 dan tercatat terakhir pada Senin, 27 April 2021 kemarin, dan ini baru di ketahui adanya 3 Kasus baru.

 

Menyikapi hal tersebut kata Ishak Kenre, dengan munculnya kasus baru covid-19 Sidrap, ia memintak kepada warga untuk tidak kendor menerapkan protokol Kesehatan, utamanya dalam penerapan prilaku 5 M pasca Vaksinasi.

 

Untuk itu kata Ishak Kenre, ia mengajak warga untuk melindungi diri dan keluarga dari Covid-19, maki bersama memutus mata rantai penyebarannya, dengan menerapkan 5 M yaitu, Memakai Masker dengan benar, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan dan Membatasi Mobilitas, Serta Berdoa untuk mendapat perlindungan dari Allah SWT, kunci Ishak Kenre.

 

Terpisah, Sekretaris FPII Korwil Sidrap Mansur Nanno saat di konfirmasi Kamis, 24 Juni 2021, mengatakan, Munculnya Kasus Aktif yang Baru, itu disebabkan kurangnya kepedulian terhadap penerapan Protokol Kesehatan, selain itu juga leluasanya kebebasan warga dalam beraktifitas, dengan hanya mengandalkan memasang spanduk tentang himbauan Protokol kesehatan, tanpa ada pengawalan yang berarti.

 

Lanjut Mansur Nanno, ini juga lemahnya pemerintah dalam mengatasi aktifitas warga, dan disamping itu juga kurangnya kesadaran warga dalam Penerapan Protokol Kesehatan, bukan saja pada warga, juga kegiatan yang dilakukan Pemerintah yang di nilai mengabaikan Protokol Kesehatan, baik di Kab maupun di Tingkat Kecamatan, terang Mansur Nanno.

 

Di tegaskan Mansur Nanno, bahwa dalam Penerapan Protokol Kesehatan ini, Justru Pemerintah harus menjadi panutan di tengah Masyarakat, Kunci Mansur Nanno. (Risal Bakri)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button