DaerahJawa TimurNasionalRagamSitubondo

Bantu Tingkatkan Perekonomian di Tengah Pandemi, PT PLN Salurkan Bantuan Ribuan Bibit Lobster

BeritaNasional.ID ,SITUBONDO
Untuk meningkatkan ekonomi pembudidaya ikan kerapu di kabupaten Situbondo ditengah
lesunya ekonomi akibat pendemi COVID-19, PLN UP3 Situbondo menyalurkan bantuan bibit lobster dan kerapu kepada Perkumpulan Pembudidaya Ikan Kerambah (PPIK) Kabupaten Situbondo, Selasa (20/10/2020).

Diterangkan Manajer PLN UP3 Situbondo Muhammad Abdul Basid Nurul Fauzi, Pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap masyarakat yang tergabung dalam PPIK sebagai wujud kepedulian PT PLN (Persero) terhadap Pebudidaya ikan kerapu yang mengalami kelesuan dalam menjual ikan kerapu.

“Tujuan lainnya dari pemberian bantuan itu, untuk memberikan edukasi tentang budidaya lobster kepada pembudidaya, harapannya meraka nantinya ikut mengedukasi masyarakat khususnya penggunjung kampung kerapu. Kita juga melakukan restocking atau pelepas liaran bibit ikan kerapu 100 ekor dan bibit lobster 2% dari yang ditebar ke keramba,” jelas Muhammad Abdul Basid.

Program Restocking pelepasan kembali bibit ikan kakap, kerapu dan bibit lobster ke laut tersebut, bertujuan agar kelestariannya di alam bebas tetap terjaga.

“Kita juga memberikan pelatihan dan pemberdayaan kepada nelayan. Dengan adanya bantuan dan pelatihan budidaya lobster dan pemberian bibit lobster, semoga masyarakat nelayan yang tergabung dalam wadah PPIK, tetap stabil mengembangkan perenomian dari sektor budidaya keramba,” Sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo Topan Efendi menjelaskan bahwa, pemberian bibit lobster, kerapu dan kakap dari CSR PLN UP3 Situbondo kepada PPIK tersebut, merupakan salah satu solusi bagi para pengerambah yang mengalami kelesuan dalam penjualan ikan kerapu.

“Di situasi pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Pembudidaya ikan kerapu terpuruk dengan harga ikan kerapu hanya mencapai Rp.50 ribu per kilogram dan pangsa pasarnya sangat sulit. Padahal sebelumnya, harganya ikan kerapu bisa mencapai Rp120.000 per kilogram, sementara lobster masih berkisar di harga Rp 400 ribuan
dengan pangsa pasar yang cukup bagus,”Katanya.

Budidaya Lobster menurut Topan, dianggap mampu mengangkat keterpurukan nelayan atau PPIK, mengingat kebutuhan lokal lobster cukup tinggi. Sedangkan, harga lobster lumayan bagus dibandingkan dengan harga ikan kerapu yang masih anjlok akibat pandemi Covid-19.

Ketua Perkumpulan Pembudidaya Ikan Keramba Kabupaten Situbondo Hartoyo Setiawan menjelaskan, bantuan CSR PLN UP3 berupa bibit ikan kakap sebanyak 2000 ekor, bibit kerapu tikus sebanyak 3000 ekor dan bibit lobster sebanyak 3000 ekor akan di tebar di kerambah Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit dan Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close