AdvedtorialNasional

BNI Polman Gelar Akad KPR Pertama Libatkan 4 Pengembang dan 53 User

POLMAN – PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar akad kredit massal kepada 53 debitur dengan melakukan penandatanganan kredit kepemilikan rumah (KPR) Sejahtera BNI Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

53 user yang menandatangani KPR BNI tersebut berasal dari 4 pengembang perumahan berlansung di ball room Hotel Ratih jalan Ahmad Yani, Polewali, Selasa 27 November 2018.

Ke 4 pengembang perumahan yaitu PT, Pole Damai Sejahtera (Perumahan Bumi Sarampu Damai) PT,  Rahmat Pratama Nusantara (Perumahan Al Ikhlas Residence) PT, Condong Zaputra Utama (Perumahan Malaqbiq Indah Permai ) serta PT.  Mutiara Sejahtera Utama (Perumahan Villa Berlian).

Head Consumer Ritel BNI Kantor Wilayah Makassar, Hadi Santoso mengatakan, seluruh pengembang baik di Provinsi Sulsel dan Sulbar yang sudah membuat perjanjian kerjasama dengan BNI, maka akan di support pembiayaan perumahan usernya.

“Bagaimana cara melakukan kerjasama dengan BNI tentunya para pengembang ini harus memiliki ijin organisasi pengembang, kemudian menyediakan pembangunan perumahan baik itu subsidi maupun non subsidi.” Kata Head Consumer Ritel BNI Kantor Wilayah Makassar, Hadi Santoso.

Selain itu, kata Hadi, BNI sebagai pihak yang akan membiayai tentunya melakukan survey kelayakan kepada user sebelum perjanjian akad kredit, kata dia, sekarang ini kerjasama dengan developer dan usernya sudah tersendiri.

“Sekarang BNI dengan usernya bukan developernya, kepada usernya BNI bisa membatu membiayai dengan KPR.” Jelas Hadi Santoso.

Menurut Hadi, akad KPR massal ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Polman, melihat potensi banyaknya jumlah pengembang dan puluhan titik perumahan baru maka ia berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan.

“Karena potensi kita lihat, pengembangnya kreatif dan jumlahnya banyak dari Kecamatan Matakali ke Binuang, artinya kalau mereka berani menyajikan perumahan berarti marketnya ada.” Tutur Hadi Santoso.

Hadi berharap KPR FLPP  ini bisa menyasar Kabupaten Majene dan Mamasa karena kelebihan BNI itu outletnya sudah ada di Majene, Mamasa serta Wonomulyo.

“Jadi prosesnya tidak usah jauh jauh cukup disini saja, orang bisa bayar kredit dan akadnya  gampang.” Papar Hadi Santoso.

Meski demikian, melihat potensi besar pembangunan perumahan di Polman, Hadi menargetkan dapat mencapai 100 user KPR tahun depan.

“Kami mau menunjukkan kepada Pemda bahwa BNI ikut serta menjadi bagian dari proses pembangunan di daerah ini.” Tutup Hadi.

Ditempat yang sama, Pimpinan Cabang BNI Polman, Friedson WNK mengungkapkan target 100 user bukanlah hal yang sulit karena jumlah pengembang sudah cukup banyak hanya saja, persoalannya setiap kualitas user harus terpantau.

“Kalau user sudah ada pinjaman macet ditempat lain itu sudah tidak boleh masuk.” Kata Pimpinan Cabang BNI Polman, Friedson WNK.

Dia menyampaikan 53 user yang melakukan akad KPR ini mereka sudah resmi memiliki rumah setelah semua persyaratan dipenuhi, yakni menandatangani perjanjian akad kredit, sementara user terbanyak yang melakukan KPR berasal dari PT Pole Damai Sejahtera sebanyak 35 unit.

“Karena 3 developer lainnya sudah menjual lebih dulu ke yang lain.” Ujar Friedson.

Sementara itu, pengembang perumahan Al Ikhlas Direktur PT Rahmat Pratama Nusantara, Rahmat menjelaskan kerjasama dengan pihak BNI melalui KPR subsidinya, kedepan ia berharap kuota kerjasamanya bisa lebih besar untuk kredit konstruksinya.

“Akad kredit ini pertama kalinya saya dengan BNI, perumahan saya subsidi semua, tipe 36 luasnya 6 kali 14 meter persegi.” Kata Direktur PT Rahmat Pratama Nusantara, pengembang perumahan Al Ikhlas, Rahmat.

Turut hadir dalam akad kredit massal ini yakni Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkab Polman, Sakinah.

Laporan  :  Sukriwandi.

Show More

Related Articles

Close